Kumparan Logo

Carlo Ancelotti Ngaku Ditawari Latih Timnas Italia, Pilih Komitmen ke Brasil

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti berjabat tangan dengan asisten Paul Clement dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL di Monumental Banco Pichincha, Guayas, Ekuador, Kamis (5/6/2025). Foto: Rodrigo Buendia/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti berjabat tangan dengan asisten Paul Clement dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL di Monumental Banco Pichincha, Guayas, Ekuador, Kamis (5/6/2025). Foto: Rodrigo Buendia/AFP

Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendapat tawaran untuk menangani timnas Italia. Namun, ia memilih menolak kesempatan tersebut karena ingin tetap menuntaskan komitmennya bersama Selecao.

Dalam wawancara bersama ESPN, Ancelotti menjelaskan bahwa keputusannya bukan dipengaruhi persoalan kontrak, melainkan rasa tanggung jawab terhadap Brazilian Football Confederation dan masyarakat Brasil yang telah menerimanya dengan baik sejak pertama kali menjabat sebagai pelatih.

"Saya memiliki komitmen kepada CBF dan negara ini. Saya ingin tetap berada di sini karena merasa itu adalah keputusan yang benar. Saya juga sudah menyampaikan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Italia atas kepercayaannya," ujar Ancelotti.

Sebelumnya, mantan direktur teknik Italia, Paolo Maldini, mengonfirmasi bahwa dirinya sempat menghubungi Ancelotti untuk menggantikan posisi pelatih setelah Gli Azzurri kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Maldini memiliki hubungan dekat dengan Ancelotti. Keduanya pernah bermain bersama di AC Milan, sebelum kembali bekerja sama ketika Ancelotti melatih klub tersebut pada periode 2001 hingga 2009.

Setelah Ancelotti menolak tawaran tersebut, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) juga dikabarkan gagal mendapatkan Pep Guardiola. Upaya menunjuk Andrea Pirlo pun batal terlaksana akibat persoalan politik yang berkaitan dengan kerja sama sponsor bersama perusahaan taruhan asal Rusia.

Pemain Timnas Jerman Nico Schlotterbeck berebut bola dengan pemain Timnas Italia Daniel Maldini pada perempat final UEFA Nations League di Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman, Minggu (23/3/2025). Foto: Thilo Schmuelgen/REUTERS

FIGC kemudian kembali mempercayakan kursi pelatih kepada Roberto Mancini, yang resmi menjalani periode keduanya sebagai pelatih tim nasional Italia.

Ancelotti memperpanjang kontraknya bersama CBF pada Mei lalu hingga Piala Dunia 2030. Ia mulai menangani Brasil setelah mengakhiri masa baktinya di Real Madrid CF.

Meski Brasil tampil mengecewakan di Piala Dunia dengan tersingkir pada babak 16 besar, Ancelotti menegaskan masih memiliki target yang ingin diwujudkan.

Menurut pelatih berusia 67 tahun tersebut, kegagalan itu memang menyisakan kekecewaan besar. Namun, ia menilai Brasil memiliki banyak pemain muda berbakat yang dapat menjadi fondasi untuk membangun tim yang lebih kompetitif pada masa mendatang.

Sebagai bagian dari proyek jangka panjang, Ancelotti mengisyaratkan akan melakukan regenerasi skuad. Sejumlah pemain senior berpotensi digantikan oleh wajah-wajah baru.