Festival SenengMinton Berkembang ke Lima Kota, Buka Peluang ke Kota Lain

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kegiatan SenengMinton 2026, Kudus, Sabtu (17/10/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan SenengMinton 2026, Kudus, Sabtu (17/10/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Festival SenengMinton telah berkembang ke lima kota. Bahkan, ada peluang bertambah lagi ke kota lainnya. Fokusnya masih di sekitar Jawa Tengah.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan Festival SenengMinton sudah berjalan di lima kota. Mulai dari Kudus, Semarang, Solo, Magelang, dan Purwokerto.

"Pertama, kami konsepnya memang ke Jawa Tengah dulu karena PBSI Jawa Tengah dan Djarum Foundation bekerja sama untuk itu. Untuk kota-kota yang secara historis badmintonnya cukup baik, sehingga kami mengarah ke Kudus, Semarang, Solo, Magelang, Purwokerto," katanya, Minggu (18/10).

Tak hanya lima kota itu, Yoppy menuturkan terbuka untuk menambah Festival SenengMinton di daerah lainnya. Namun, fokusnya tetap di Jawa Tengah terlebih dahulu.

"Kami selalu terbuka, kalau memang nanti minatnya makin membeludak, kami akan lebarkan. Tetapi di Jawa Tengah dulu," terangnya.

Festival SenengMinton dirasa perlu untuk terus digelar. Secara tidak langsung acara ini mengajak anak-anak mengenal bulu tangkis. Tentunya dikonsep menyenangkan.

"Konsepnya mempersiapkan anak-anak usia dini supaya senang dulu. Namanya juga SenengMinton. Anak supaya menyenangi dulu, jangan dikasih yang berat-berat dulu. Nanti setelah senang baru ke level advance," ucap Yoppy.

Yoppy mengungkapkan, ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan. Ia memberi contoh, anak-anak cenderung bosan kalau langsung diminta berlari kala menekuni bulu tangkis. Hal ini berdampak anak-anak menjadi "kapok" berlatih.

"Karena begitu pertama kali latihan badminton disuruh lari, disuruh latihan fisik dulu. Mereka enggak mengena di hati. Sehingga kita punya konsep baru. Konsepnya adalah anak disuruh senang dulu, suruh mainan, namanya festival SenengMinton. Kalau mereka senang, lama-lama mulai aktif latihan lebih jauh lagi. Sehingga nantinya menjadi benar-benar menjadi atlet yang meniti karier untuk berkompetisi," tandasnya.

Festival Seneng Minton telah digelar pada Sabtu (17/10) sampai Minggu (18/10) di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Festival ini sebagai wadah mengenalkan dasar permainan bulu tangkis kepada siswa kelas 1,2, dan 3.

Kegiatan SenengMinton 2026, Kudus, Sabtu (17/10/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Festival Seneng Minton ini merupakan kolaborasi antara Pengkab PBSI Kudus bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation. Ada 360 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dari 24 sekolah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Mereka merupakan siswa kelas 1,2, dan 3. Masing-masing kelas ada 5 siswa yang ikut perlombaan Festival Seneng Minton ini. Selain mengikuti lomba Festival Seneng Minton, mereka juga mengikuti lomba suporter.

Sebanyak 24 sekolah yang menjadi binaan Pengkab PBSI Kudus ikut serta di Festival Seneng Minton. Perlombaan dibagi menjadi tiga kategori, yakni kelas 1, kelas 2, dan kelas 3.

Ada tujuh permainan yang harus dilalui peserta lomba yang merupakan anak-anak Sekolah Dasar (SD) jenjang kelas 1, 2, dan 3. Ketujuh rintangan permainan itu adalah Service to Target, Run, Shuttle Run, Drive Target, Pyramid Shuttlecock, Throwing The Shuttlecock, dan Zig Zag Run.