Kisah Peserta Gak Nyerah Audisi 4 Kali sampai Pindah Kota demi Gabung PB Djarum

kumparanSPORTverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Farnas Rozan Iraqee (12) usai mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026 pada Jumat (11/9/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Farnas Rozan Iraqee (12) usai mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026 pada Jumat (11/9/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Kemauan keras tampak pada diri Farnas Rozan Iraqee (12) untuk mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026. Ia mengikuti Audisi Umum PB Djarum sampai empat kali. Bahkan, sampai rela pindah kota demi masuk ke PB Djarum.

Farnas berasal dari Madura. Sebelumnya ia memperkuat klub bulu tangkis Sony Dwi Kuncoro Badminton Club, Surabaya. Kemudian, ia memutuskan pindah ke klub bulu tangkis PB Champion Klaten, klub mitra PB Djarum.

"Dari klub Sony Dwi Kuncoro saya pindah ke PB Champion Klaten tahun 2024. Alasan pindah untuk mempersiapkan Audisi Umum PB Djarum tahun ini," katanya, Jumat (11/9).

Pola latihannya di PB Champion Klaten diyakininya lebih berat. Namun, ia tetap bersemangat untuk berlatih demi bisa masuk ke PB Djarum. Terlebih, pada tahun ini merupakan kesempatan terakhirnya.

Orangtua mengantarkan putra-putrinya mengikuti registrasi ulang Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

"Kalau latihannya lebih berat ketika di PB Champion Klaten," ucapnya.

Ia sudah mengikuti Audisi Umum sebanyak empat kali. Tepatnya pada 2023, 2024, 2025 sama 2026. Keseluruhannya diikuti di Kabupaten Kudus.

Mengikuti Audisi Umum PB Djarum sebanyak empat kali membuatnya kenyang akan pengalaman. Setiap tahunnya ia merasa potensi pesertanya semakin bagus.

"Lawannya semakin bagus, tetapi harus berani aja sih. Meskipun pernah kalah di Audisi Umum berikutnya, tahun ini harus bisa menang," sambungnya.

Keinginannya mengikuti Audisi Umum PB Djarum karena prestasi yang sudah diukir atlet. Ia menilai klub PB Djarum memiliki segudang prestasi. Selain itu juga melahirkan pebulutangkis hebat.

"Prestasi atletnya bagus dan fasilitas latihannya juga oke," ungkapnya.

Pesan orangtuanya kepadanya ketika mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026 ini dipegangnya sebagai motivasi. Ia juga mengerti Audisi Umum PB Djarum kali ini merupakan tahun terakhirnya.

"Sebelum pergi ke audisi ini, orang tua bilang harus semangat. Maksimalkan audisi terakhir kamu, harus masuk karantina dan masuk Djarum," ungkapnya.