Kumparan Logo

Persib Tak Bisa Main di Si Jalak Harupat 6 September, Ini Alasannya

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain dan ofisial tim Persib Bandung berselebrasi setelah menjuarai Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (18/8/2026). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pemain dan ofisial tim Persib Bandung berselebrasi setelah menjuarai Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (18/8/2026). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Persib Bandung dipastikan tidak bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, untuk pertandingan Super League pada 6 September 2026.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, mengatakan keputusan tersebut bukan berasal dari Pemkab Bandung. Si Jalak Harupat sudah memasuki masa pemeliharaan sebagai bagian dari persiapan menghadapi FIFA Asian Cup 2026.

“Persib tidak diperkenankan tanggal 6 bermain di Si Jalak Harupat karena sudah masa pemeliharaan untuk menjelang FIFA Asian Cup,” kata Dicky saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, pemeliharaan dilakukan setelah Persib menggunakan SJH untuk pertandingan pada 31 Agustus 2026. Setelah itu, tim FIFA dan PSSI langsung melakukan perawatan terhadap kondisi rumput stadion.

“Setelah tanggal 31 dan hari ini FIFA sudah melakukan perbaikan-perbaikan rumput, Si Jalak Harupat tidak diperkenankan digunakan untuk pertandingan apa pun, termasuk BRI Super League,” ujarnya.

Dicky menegaskan, keputusan tersebut merupakan ketetapan FIFA dan PSSI yang telah disampaikan kepada Persib. Pemkab Bandung, kata dia, tidak memiliki kewenangan untuk menentukan larangan tersebut.

“Jadi bukan kita yang memutuskan, tapi langsung dari FIFA dan PSSI. Dan itu pun sudah disampaikan ke Persib,” tuturnya.

Pesepak bola Persib Bandung Uilliam Barros Pereira (kedua kiri) bersama rekan setim berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta pada semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Ia juga membantah isu yang menyebut Pemkab Bandung menjadi pihak yang menghalangi Persib bermain di SJH.

“Jadi bukan Pemda. Isu-isu digoreng oleh Viking, oleh Bobotoh, jadi bukan menolaknya Persib ditekan oleh Pemkab. Tapi itu sudah ditetapkan melalui FIFA dan PSSI,” tegas Dicky.

Saat ini, pemeliharaan difokuskan pada peningkatan kualitas rumput. Sejumlah pekerjaan dilakukan, di antaranya pemadatan dan penguatan akar rumput.

“Sementara saat ini rumput, pemadatan, penguatan akar, dan pokoknya untuk kualitas rumput. Kualitas sedang di-upgrade,” jelasnya.

Pemeliharaan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan SJH sebelum digunakan dalam rangkaian FIFA Asian Cup 2026. Dicky menyebut peserta dari kawasan ASEAN mulai datang pada 19 September untuk persiapan dan uji coba lapangan.

“Jadi tanggal 19 itu sudah ada persiapan uji coba lapangan peserta,” katanya.

Sementara pembukaan FIFA Asian Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 25 September 2026. Untuk jadwal pertandingan pertama di SJH, Dicky menyebut pihaknya masih menunggu kepastian.

Sebelumnya, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung menerima surat dari operator Liga 1 terkait penggunaan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) untuk laga kandang Persib pada babak playoff ACL 2 dan Liga 1 2026/2027.

Kepala Dispora Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan, surat tersebut diterima pada Kamis (20/8). Persib dijadwalkan menghadapi Manila Digger FC pada playoff ACL 2, Senin (31/8/2026), kemudian menjamu PSM pada 6 September 2026.

Sebelumnya, Persib memang berencana menggunakan SJH sebagai salah satu stadion kandang. Namun, rencana itu harus disesuaikan dengan agenda FIFA ASEAN Cup 2026 yang juga menjadikan SJH sebagai salah satu venue.

“Dua pertandingan kandang Persib berdekatan dengan FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara itu, PSSI lebih awal meminta Stadion SJH menjadi salah satu venue. Kami mesti lebih intens berkoordinasi perihal pelaksanaannya,” ujar Dicky, Kamis (20/8/2026).

Dicky mengatakan, pihaknya masih menunggu koordinasi dengan PSSI terkait kemungkinan SJH digunakan Persib. Sementara itu, kondisi stadion terus dipelihara, termasuk rumput, ruang ganti, toilet, kursi penonton, dan lampu.