Tontowi Ahmad Tak Suka Atlet Muda yang Remehkan Lawan

Legenda Bulu Tangkis Indonesia asal PB Djarum, Tontowi Ahmad, memberi saran kepada para atlet yang bertanding di Audisi Umum PB Djarum 2026. Ia meminta para peserta berjuang sungguh-sungguh dan tidak meremehkan lawan yang dihadapi di Audisi Umum PB Djarum 2026.
Tontowi menyampaikan, kesungguhan atlet yang bertanding di atas lapangan bakal terlihat oleh para legenda bulutangkis yang ikut memantau bakat mereka. Satu hal yang harus diperhatikan adalah tidak meremehkan lawan.
Kesungguhan daya juang dari masing-masing atlet yang bertanding di Audisi Umum PB Djarum 2026 ini dapat dilihatnya dari berbagai aspek. Biasanya atlet tidak cepat kehilangan poin.
Atlet akan berusaha untuk mendapatkan poin serta bermain ulet sepanjang pertandingan. Semuanya serba terstruktur atau tidak seenaknya sendiri.
"Terkadang kan ada yang mentang-mentang sudah bisa mengukur kemampuan lawan yang ada di bawahnya, kemudian dia main-main. Nah yang seperti ini saya kurang suka karena meremehkan lawan. Hal seperti ini yang saya perhatikan," katanya, Kamis (10/9).
Owi--sapaan Tontowi Ahmad--menambahkan, atlet potensial yang dicari tentunya dilihat dari berbagai aspek. Mulai dari teknik pukulan, footwork, cara bertanding dan mau bermain ngotot.
"Kalau sudah masuk tahap karantina kan kelihatan. Anaknya disiplin apa nggak, mainnya ngotot apa nggak. Kemudian istirahatnya cukup atau nggak. Kemudian profesional sebagai atlet apa tidak. Semuanya akan kelihatan," terangnya.
Peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 itu juga memberikan pesan kepada atlet yang nantinya lolos ke tahap selanjutnya. Pesan yang diberikannya itu agar tidak meremehkan lawan. Di satu sisi, untuk atlet yang belum berkesempatan melaju ke babak selanjutnya agar tidak putus asa.
"Untuk atlet yang belum bisa melaju ke babak selanjutnya jangan berkecil hati karena ada super tiket yang diberikan oleh para pencari bakat. Intinya jangan putus asa karena tahun depan masih ada lagi," imbuhnya.
Audisi Umum PB Djarum 2026 digelar mulai Selasa (8/9) sampai Minggu (13/9) di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. Ajang ini diperuntukkan bagi kategori usia U-11, KU-11 dan KU-12.
