Yuni Kartika Ungkap Tantangan Ekstra Cari Atlet Putri di Audisi Umum PB Djarum

Tim Pemandu Bakat Audisi Umum PB Djarum Sektor Putri, Yuni Kartika, menyampaikan adanya tantangan tersendiri dalam mencari pebulu tangkis putri pada Audisi Umum PB Djarum 2026. Salah satu penyebabnya jumlah peserta putri lebih sedikit dibandingkan peserta putra.
Yuni tak menampik, setiap gelaran Audisi Umum PB Djarum jumlah peserta putri selalu lebih sedikit dibandingkan peserta putra. Meski demikian, Yuni meyakini sebagai pencari bakat harus pandai melihat atlet potensial.
"Kami memang benar-benar harus pinter melihat para atlet yang potensial. Walaupun jumlahnya sedikit, bukan berarti kualitasnya juga tidak baik. Jadi, para talent scouting harus detail dan melihat sebaik mungkin potensi yang ada," katanya, Kamis (10/9).
Yuni menambahkan, peserta putri yang mengikuti di Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus ini jumlahnya memang lebih banyak jika dibandingkan dengan dua kota sebelumnya, yakni Pekanbaru dan Makassar.
"Kalau bicara total, dibandingkan dua kota yang lain memang jumlah pesertanya jauh lebih banyak, karena jumlah peserta di Kudus kan 1.601. Jadi putrinya pun otomatis jumlahnya lebih banyak. Hanya, kami melihat untuk pendasaran rata-rata sudah lebih baik. Kedua, penyebaran peserta juga merata," sambungnya.
Beragam inovasi coba dilakukan, mulai dari memperbanyak kejuaraan, pengembangan kejuaraan di kota kecil, dan kegiatan diskusi. Tak berhenti di situ, upaya jemput bola lewat klub rekanan juga dilakukan.
"Kami menjemput bola juga dengan adanya klub-klub rekanan yang kita punya. Itu juga salah satu cara untuk bisa menemukan potensi," terangnya.
Mencari bibit pebulu tangkis putri diakui Yuni Kartika sebagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Ia percaya banyak cara yang bisa dicoba untuk mencari bibit atlet terbaik untuk Indonesia.
"Caranya banyak. Tetapi kami berusaha mencari yang terbaik untuk Indonesia. Nah salah satunya bisa lewat audisi ini, bisa lewat juga klub-klub rekanan, bisa juga talent scouting pada saat ada pertandingan. Tapi intinya, PR kita ke depannya adalah terus mencari bibit-bibit berbakat di sektor putri ini," imbuhnya.
