Konten dari Pengguna

24 Program Inovatif KKN UBP Karawang Raih Apresiasi Tinggi di Mekarjaya

Bramusti aji prabowo

Bramusti aji prabowo

Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bramusti aji prabowo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Photo bersama dengan Kepala Desa dan Jajarannya, Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang serta warga Desa(UBP)
zoom-in-whitePerbesar
Photo bersama dengan Kepala Desa dan Jajarannya, Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan Karawang serta warga Desa(UBP)

Mekarjaya, Bekasi - Era digitalisasi desa dimulai dari Mekarjaya. Sabtu (15/08/2025), Balai Desa Mekarjaya, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi menjadi saksi bisu pencapaian luar biasa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang. Dalam kurun waktu 33 hari, mereka berhasil mentransformasi wajah desa melalui 24 program inovatif dengan mengusung tema "Membangun Kemandirian Masyarakat Melalui Penguatan Ketahanan Pangan, Pengembangan Pariwisata Digital, dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat Berwawasan Berkelanjutan."

Acara penutupan yang meriah ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mekarjaya beserta jajarannya, Ketua KKN dan Dosen Pembimbing, serta warga yang antusias menyaksikan presentasi hasil kerja para mahasiswa.

Kiri Dosen Pembimbing Lapangan (Avicennia), Kanan Kepala Desa Mekarjaya (H.Apendi). Dosen Pembimbing Lapangan menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Desa Mekarjaya

Revolusi Digital yang Menggetarkan Hati Kepala Desa

Mata Kepala Desa Mekarjaya, H. Apendi, berbinar ketika menyampaikan apresiasi kepada tim KKN. Dalam nada yang penuh haru, beliau mengungkapkan, "Subhanallah, ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Desa kita yang dulunya 'gaptek' sekarang sudah punya website resmi dan sistem digital yang canggih berkat tangan-tangan kreatif anak-anak muda ini."

Yang paling membanggakan hati Pak Apendi adalah program digitalisasi yang revolusioner. "Bayangkan, sekarang warga bisa mengakses informasi desa dari mana saja melalui website. Pelaku UMKM kita juga sudah bisa terima pembayaran digital dengan QRIS. Ini kemajuan yang luar biasa dalam waktu singkat," ungkapnya dengan penuh kegembiraan.

Program unggulan "Lele Pangan Mandiri" dengan distribusi 1000 bibit ikan lele juga mendapat pujian khusus. "Ini bukan sekadar memberi ikan, tapi mengajarkan memancing. Program ini akan menjadi sumber protein dan pendapatan berkelanjutan di desa kita," tambah Pak Apendi.

Zeze Zakaria (Ketua KKN) sedang melaporkan 24 program kerja unggulan.

Pencapaian Luar Biasa dalam 24 Program Unggulan

Saudara Zeze Zakaria, Ketua KKN UBP Karawang, dalam laporannya memaparkan pencapaian spektakuler yang berhasil diraih tim selama pelaksanaan program. "Kami sangat bersyukur dapat menyelesaikan lebih 24 program kerja yang terbagi dalam lima bidang utama: kesehatan & lingkungan, infrastruktur & digitalisasi, kesehatan & gizi, pendidikan & sosial, ekonomi kreatif & pariwisata, serta edukasi lingkungan," jelasnya.

Beberapa program unggulan yang mendapat respons positif dari masyarakat antara lain:

Program Utama yang Paling Menonjol:

"Mekarjaya Berkarya" berupa video profiling desa yang kini menjadi media promosi desa

"Suara Warga Mekarjaya" dengan kotak aspirasi yang meningkatkan partisipasi masyarakat

"Sehat Bersama Mekarjaya" dengan program senam rutin yang diikuti ratusan warga

Inovasi di Bidang Kesehatan & Lingkungan:

Program "Lele Pangan Mandiri" berhasil menyebar 1000 bibit ikan lele kepada 50 keluarga

"Leuweung Hejo Mekarjaya" dengan penanaman 200 pohon di berbagai titik strategis

Pembangunan TPA komunal yang mengatasi masalah pengelolaan sampah

Digitalisasi Desa:

Website desa yang telah aktif dan dapat diakses masyarakat luas

Program "Peta Digital Mekarjaya" yang memudahkan navigasi dan identifikasi potensi desa

Implementasi QRIS untuk 15 pelaku UMKM lokal

Avincennia Vindy Fitriana S.Pd., M.Sc., selaku Dosen Pembimbing Lapangan memberi sambutan kepada Kepala Desa dan Jajarannya, Warga Desa yang menghadiri dan kepada Mahasiswa

Apresiasi Dosen Pembimbing Lapangan

Avincennia Vindy Fitriana S.Pd., M.Sc., selaku Dosen Pembimbing Lapangan dari UBP Karawang, menyatakan kebanggaannya terhadap dedikasi mahasiswa. "Saya sangat terkesan dengan komitmen dan inovasi yang ditunjukkan mahasiswa-mahasiswa kita. Mereka tidak hanya menjalankan program sesuai rencana, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan riil masyarakat desa," ujarnya.

Bu Avi juga menekankan bahwa program KKN ini telah berhasil menciptakan sinergi yang baik antara dunia akademik dan masyarakat. "Ini adalah contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi langsung pada pembangunan masyarakat sambil mengimplementasikan ilmu yang mereka pelajari di kampus," tambahnya.

Dampak Jangka Panjang untuk Desa Mekarjaya

Program KKN ini telah meninggalkan jejak positif yang berkelanjutan. Dari sisi ekonomi, program pendataan UMKM dan pembuatan NIB berhasil memformalkan 20 usaha kecil menengah di desa. Sementara itu, program kesehatan seperti medical check up asam urat telah melayani 150 warga dan program pencegahan stunting telah menjangkau 80 keluarga dengan balita.

Dari aspek lingkungan, program pengelolaan sampah dan pembangunan TPA komunal telah mengurangi volume sampah yang terbuang ke sungai hingga 60%. Program penanaman pohon juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas udara di desa.

Komitmen Berkelanjutan

Dalam acara penutupan, baik Kepala Desa maupun pihak universitas menyampaikan komitmen untuk menjaga keberlanjutan program-program yang telah diinisiasi. "Kami akan memastikan website desa terus dikelola dengan baik, program senam rutin tetap berjalan, dan budidaya lele menjadi program unggulan desa," tegas Kepala Desa Mekarjaya.

Acara penutupan diakhiri dengan penyerahan simbolis hasil-hasil program kepada Kepala Desa dan foto bersama seluruh peserta. Antusiasme masyarakat Desa Mekarjaya yang hadir dalam acara penutupan menunjukkan apresiasi yang tinggi terhadap kontribusi nyata mahasiswa KKN UBP Karawang dalam memajukan desa mereka.