Konten dari Pengguna

Pengalamanku Bermain Game Axie Infinity

Brylliant Raiseviolla Mintoro

Brylliant Raiseviolla Mintoro

Mahasiswa ITTPurwokerto angkatan 2021 S1 Teknik Telekomunikasi

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Brylliant Raiseviolla Mintoro tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bermain game. Foto : https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bermain game. Foto : https://unsplash.com/

Pada tahun 2021 teknologi meningkat dengan pesat, di mana beberapa game sudah menggunakan NFT (Non Fungible Token). Game-game tersebut di antaranya Axie Infinity, MIR4, dan Plant Vs Undead.

Perkembangan NFT ini memberikan pengaruh besar dalam perekonomian dunia. Game NFT ini dapat menghasilkan uang dengan menjual mata uang crypto yang didapatkan menjadi rupiah. Untuk mendapatkan mata uang crypto, pemain perlu memiliki NFT yang ada pada game yang dimainkan. NFT ini dapat dibeli pada marketplace yang disediakan langsung oleh pembuat game.

Pada 10 Agustus 2021, aku mencoba untuk membeli beberapa NFT pada game yang bernama Axie Infinity. Total uang yang dihabiskan saat itu sebesar Rp 15 juta untuk 3 buah NFT dengan masing-masing seharga Rp 5 juta.

Dalam Axie Infinity dapat menghasilkan memiliki mata uang crypto bernama SLP (Smooth Love Potion). Ketika kita masuk ke dalam game-nya, terdapat 2 mode permainan, yaitu mode adventure dan mode arena. Pada mode adventure ini pemain akan bertarung melawan NPC (Non Player Character) yang akan memberikan hadiah SLP Ketika berhasil menyelesaikannya. Pada mode arena pemain akan bertarung melawan pemain asli, dan juga memberikan SLP jika berhasil menang.

Setelah beberapa minggu bermain, aku mendapatkan 3000 SLP atau sekitar Rp 3 juta ketika dijual. Jumlah tersebut terbilang sangat banyak untuk menghasilkan uang dari sebuah game. Ibu aku sangat senang ketika aku dapat membayar uang kuliah dengan uang yang aku dapatkan.

Pada bulan September 2021, harga dari SLP meningkat pesat hingga 33 persen karena semakin banyak yang memainkannya. Sehingga mendapatkan Rp 4 juta dari 3000 SLP yang aku jual. Tentu hal itu membuat aku sangat senang karena sudah menghasilkan total Rp 7 juta.

Pada bulan Desember 2021, harga SLP turun pesat hingga 90 persen. Hal itu membuatku sangat sedih karena yang tadinya setiap bulan dapat Rp 3 sampai 4 juta menjadi Rp 300 ribu. Hingga akhirnya terkumpul kembali modal yang telah dipakai, aku pakai untuk membeli NFT. Sampai saat ini aku masih memainkan Axie Infinity, meskipun hanya menghasilkan kurang dari Rp 100 ribu per bulan.

Karena kejadian tersebut, maka diambil kesimpulan bahwa “janganlah terlalu berharap kepada game NFT, karena harga dari sebuah crypto bisa turun kapan saja dan dapat merugikan bagi orang awam yang tidak mengerti crypto sama sekali.”