Konten Media Partner

Unlocked Dahua 2026 Kenalkan Teknologi Keamanan Berbasis AI di Lampung

TDAverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Unlocked Dahua 2026 Kenalkan Teknologi Keamanan Berbasis AI di Lampung
zoom-in-whitePerbesar

Bandar Lampung - PT Slash Teknologi Indonesia menggelar Unlocked Dahua 2026 bertema “Built for the Real World” di Horison Hotel Bandar Lampung, Kamis (20/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkenalkan sekaligus mengedukasi pemangku kepentingan di Lampung mengenai perkembangan teknologi sistem keamanan dan otomasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dari Dahua.

Acara itu dihadiri perwakilan instansi pemerintah, perbankan, perusahaan atau factory, sekolah dan perguruan tinggi, dealer mitra CCTV, hingga installer.

Direktur PT Slash Teknologi Indonesia atau lebih akrab disebut Slash CCTV, Leo Perdana, mengatakan Unlocked Dahua 2026 digelar untuk memberikan pemahaman lebih luas mengenai perkembangan teknologi keamanan yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan berbagai sektor industri di Lampung.

Menurut dia, sistem keamanan saat ini tidak lagi sebatas penggunaan kamera pengawas. Teknologi tersebut telah berkembang menjadi ekosistem yang mampu melakukan analisis dan memberikan respons lebih cepat dan akurat.

“Dengan adanya Unlocked ini disertai pameran produk dan solusi dari Dahua, kami ingin lebih mengedukasi mulai dari installer hingga instansi. Kamera pengawas bukan hanya sekadar kamera, tetapi harus mampu menyelesaikan kebutuhan market,” kata Leo yang juga selaku Kadiv Kaderisasi Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Wilayah Lampung 9.0.

Sebagai master dealer resmi Dahua di Lampung, Leo menilai posisi Lampung sangat strategis dalam mengadopsi teknologi keamanan berbasis AI.

Ia mengatakan, berbagai produk Dahua yang dipasarkan Slash CCTV dirancang untuk menjawab kebutuhan dan tantangan keamanan di berbagai sektor.

“Kami sebagai master dealer tunggal di Lampung tentunya sangat bangga karena produk yang dijual adalah produk yang menjawab masalah dan tantangan, khususnya di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Leo mencontohkan penerapan AI pada sistem keamanan, seperti teknologi alarm kebakaran yang mampu mendeteksi keberadaan api meski masih dalam skala kecil. Selain itu, terdapat teknologi pendeteksian manusia serta berbagai fitur analitik lainnya.

Dorong Smart Campus dan Smart Factory

Perkembangan digitalisasi juga dinilai membuka peluang besar bagi penerapan konsep Smart Campus dan Smart Factory di Lampung.

Leo menyebut kebutuhan integrasi sistem keamanan berbasis teknologi semakin terasa, terutama di lingkungan sekolah, perguruan tinggi, hingga kawasan industri.

“Digitalisasi yang diusung pemerintah tentunya sudah sejalan dengan produk dari Dahua. Di Lampung, kampus dan sekolah sudah sangat membutuhkan teknologi ini. Di pabrik tentunya juga sudah sangat perlu sentuhan teknologi sistem keamanan,” jelasnya.

Sementara itu, Branch Manager Dahua South Sumatera Ora Putra turut menekankan pentingnya edukasi pasar dalam melihat teknologi keamanan secara lebih komprehensif.

Menurutnya, kegiatan Unlocked Dahua 2026 bukan sekadar ajang memperkenalkan produk. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bertemunya berbagai pihak untuk memahami solusi keamanan sesuai kebutuhan masing-masing sektor.

Kehadiran instansi pemerintah, perbankan, perusahaan, lembaga pendidikan, dealer, dan installer menunjukkan kebutuhan terhadap sistem keamanan yang terintegrasi semakin berkembang.

Bukan Sekadar Mengejar Harga Murah

Di tengah banyaknya pilihan kamera pengawas di pasaran, Slash CCTV juga mendorong konsumen agar tidak hanya mempertimbangkan harga saat memilih perangkat keamanan.

Leo mengatakan aspek kualitas, integrasi sistem, kemampuan analitik, hingga keamanan data menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.

“Dengan adanya Unlocked ini, kami ingin memberikan edukasi bahwa kamera pengawas bukan hanya sekadar kamera. Produk harus bisa menyelesaikan kebutuhan market, dan dengan brand nomor satu tentunya menjamin keamanan data,” katanya.

Menurut dia, pendekatan tersebut penting karena sistem keamanan modern tidak hanya menghasilkan rekaman video, tetapi juga mengolah data untuk membantu pengguna mengambil keputusan.

Memasuki era otomatisasi berbasis AI, Slash CCTV menargetkan semakin luasnya pemanfaatan teknologi keamanan pintar di Lampung dalam dua hingga tiga tahun mendatang.

Leo menegaskan, AI harus dipandang sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas sistem keamanan, bukan sebagai ancaman terhadap perkembangan bisnis maupun kebutuhan manusia.

“Era AI adalah era teknologi. Tentunya kami Slash CCTV menjadikan AI adalah solusi, bukan penghalang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, sistem keamanan yang telah mengadopsi AI dapat membantu melakukan pengelolaan dan analisis data sehingga proses identifikasi potensi kejahatan dapat dilakukan secara lebih akurat dan efektif.

Melalui Unlocked Dahua 2026, Slash CCTV bersama Dahua berharap semakin banyak instansi, dunia pendidikan, sektor industri, perbankan, maupun pelaku usaha di Lampung memahami pentingnya membangun sistem keamanan yang terintegrasi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital di Lampung, khususnya dalam pemanfaatan teknologi AI untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.