Konten dari Pengguna

Situasi Belum Kondusif, 17 SPBU di Jayapura Ditutup Sementara

Tim BumiPapua

Tim BumiPapuaverified-green

Portal Berita dan Informasi Tanah Papua | Partner Kumparan 1001 Media

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tim BumiPapua tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SPBU Kotaraja, Abepura, Papua, tutup sementara. Foto: istimewa
zoom-in-whitePerbesar
SPBU Kotaraja, Abepura, Papua, tutup sementara. Foto: istimewa

Jayapura, BUMIPAPUA.COM - Pertamina Marketing Operation Region 8 Maluku-Papua menutup sementara pelayanan 17 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Jayapura. Keputusan ini guna mengantisipasi adanya aksi anarkis susulan.

Unit Manager Communication, Relation, and CSR MOR VIII, Brasto Galih Nugroho, mengatakan aksi demo anarkis massa pada Kamis (29/8) menyebabkan dua SPBU di Kotaraja dan Entrop ikut dilempari batu dan dirusak massa.

"SPBU tetap aman dan tak ada pembakaran SPBU di Kota Jayapura," kata Brasto, Jumat (30/8).

Pertamina setempat menyebutkan terdapat 11 SPBU reguler, lalu 4 SPBU kompak, yakni APMS dan 2 SPBU nelayan yang berada di Dok 9 dan Hamadi.

SPBU Kotaraja, Abepura, Papua, tutup sementara. Foto: istimewa

"Hanya 2 SPBU di Sentani yang masih buka normal," ujar Brasto.

Sementara itu, penyaluran SPBU ke Kota Jayapura dan sekitarnya belum dapat dilakukan, karena situasi belum kondusif.

"Jalur penyalurannya masih rawan. Kami tetap koordinasi dengan petugas keamanan, jika kondisi sudah pulih, pasti penyaluran bbm akan dilakukan dan SPBU juga dibuka kembali," kata Brasto.

Menurut Brasto, ketahanan stok di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Jayapura ataupun di SPBU masih aman sampai saat ini.

"Saat ini kami masih amankan aset infrastruktur SPBU serta personelnya, hingga kondisi aman," kata Brasto. (Lazore)