Konten Media Partner

428 Bus Digunakan untuk PON, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan

Bumi Papuaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dialog interaktif pengaturan arus lalu lintas PON Papua. (Dok Humas Polda Papua)
zoom-in-whitePerbesar
Dialog interaktif pengaturan arus lalu lintas PON Papua. (Dok Humas Polda Papua)

Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Recky D.Ambrauw menyebutkan mulai 1 September akan datang sebanyak 428 unit kendaraan untuk fasilitas PON Papua.

Dari jumlah tersebut, terdapat 300-an unit kendaraan yang turun di Jayapura, berupa bus medium dan microbus. Sisanya akan disebar ke Merauke dan Mimika.

"Kami berharap semua pihak mempersiapkan dengan baik, agar saat pelaksanaan berjalan dengan lancar," katanya, Kamis (19/8).

Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Kombes Pol M. Nashihin menjelaskan saat ini Polda Papua sedang mencoba rekayasa arus lalu lintas untuk pelaksanaan PON Papua.

"Tanggal 19 September, peserta dan official sudah mulai berdatangan di sejumlah lokasi penyelenggaraan PON dan dipastikan kendaraan akan bertambah banyak," jelasnya.

Papua memiliki karakteristik jalanan yang berbeda dengan provinsi lain. Di Jayapura misalnya, jalan utama berbukit dan sempit, sehingga jika dibuat satu arah harus dipertimbangkan secara matang.

"Yang jelas untuk pengamanan di jalan raya diutamakan untuk pengamanan dan pengawalan. Pengawalan ini berorientasi pada peserta yang datang, tempat penginapan dan juga venue cabang olahraga," katanya.

Salah satu rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan adalah pengalihan arus lalu lintas, kemudian buka tutup arus lalu lintas dan juga dengan beberapa arus lalu lintas yang padat. "Kami tetap memberlakukan genap ganjil untuk kelancaran arus lalu lintas," jelasnya.