7 Pendemo Dibawa ke Polresta Jayapura Kota

Konten Media Partner
16 November 2022 14:02
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Unjuk rasa di Universitas Cenderawasih Abepura Kota Jayapura Papua. (Foto Humas Polresta Jayapura Kota)
zoom-in-whitePerbesar
Unjuk rasa di Universitas Cenderawasih Abepura Kota Jayapura Papua. (Foto Humas Polresta Jayapura Kota)
ADVERTISEMENT
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Tujuh pendemo digiring ke Polresta Jayapura Kota, pasca ricuh unjuk rasa di depan gapura Universitas Cenderawasih (Uncen) Abepura, Kota Jayapura, Papua yang terjadi Rabu (16/11/2022).
ADVERTISEMENT
Lokasi yang sering disebut Uncen Bawah ini dijadikan salah satu titik kumpul massa pendemo dengan tuntutan penolakan G20 dan penuntasan pelanggaran HAM di tanah Papua.
Polisi menyebutkan aksi serupa juga terjadi di depan jalan masuk ke Fakultas Kedokteran Uncen dan di Uncen Atas di Perumnas III Waena Distrik Heram, Kota Jayapura.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Victor D. Mackbon menyebutkan akibat kericuhan ini, 7 pendemo diamankan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Mereka bertanggung jawab atas unjuk rasa ini. Tuduhan lainnya, melawan petugas serta provokator. Ke-7 orang ini dalam pemeriksaan penyidik," jelasnya.
Kepolisian setempat menyebutkan unjuk rasa di Uncen Bawah awalnya berjalan baik, namun massa terprovokasi dengan melawan dan menerobos garis petugas, memaksa masuk badan jalan raya untuk massa turun ke jalan. "Ini niatan yang tidak baik," kata Kapolresta.
ADVERTISEMENT
Atas aksi tersebut, petugas kepolisian mengambil langkah dengan mendorong mundur massa yang terprovokasi, akhirnya terjadi pelemparan terhadap petugas di lapangan.

Seribu Personel

Untuk penjagaan unjuk rasa hari ini, Polresta Jayapura Kota menurunkan 1000 personel yang ditempatkan pada 8 titik.
"Massa yang terprovokasi hanya yang berada di Uncen Bawah. Kami sedang mendalami status mahasiswa ke-7 pendemo yang dimintai keterangan penyidik. Jangan sampai ditumpangi oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab dan bertujuan mengganggu kelancaran kamtibmas," jelasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020