Konten Media Partner

Bangun IGD Khusus COVID-19, RSUD Jayapura Butuh Rp 10 Miliar

Bumi Papuaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelayanan pada IGD RSUD Jayapura. (BumiPapua.com/Katharina)
zoom-in-whitePerbesar
Pelayanan pada IGD RSUD Jayapura. (BumiPapua.com/Katharina)

Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura membutuhkan dana Rp 10 miliar, untuk membangun Instalasi Gawat Darurat (IGD), khusus pasien Covid-19.

Direktur RSUD Jayapura Aloysius Giyai berharap tambahan dana dapat dialokasikan pada APBD Perubahan 2020.

"Khusus untuk tangani COVID-19, kami masih membutuhkan anggaran Rp 20 miliar, dengan rincian Rp 10 miliar untuk penanganan pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD Jayapura dan Rp 10 miliar lainnya digunakan untuk pembangunan IGD, khusus pasien COVID-19," katanya, Sabtu (5/9).

Sebelumnya, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal meminta RSUD Jayapura sebagai rumah sakit pemerintah dan rumah sakit rujukan COVID-19 di Papua, wajib memiliki IGD baru yang dikhususkan bagi pasien COVID-19. Hal ini dilakukan agar ada perbedaan penanganan pasien umum dengan pasien COVID-19.