Banjir Rendam Keerom, Aktivitas Perekonomian Lumpuh

Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Banjir yang melanda Keerom, Papua sejak 8 hari lalu, membuat perekonomian di kabupaten itu lumpuh.
Hujan yang mengguyur Keerom, mengakibatkan banjir dan meluapan air Sungan Tami ke pemukiman warga.
"Warga sudah mulai mengungsi, walau ada warga lainnya yang bertahan di rumahnya masing-masing," ujar Pelaksana Tugas Kepala Basarnas Jayapura, Matheus Simbiak, Rabu (10/2).
SAR Jayapura sejak kemarin telah mengirimkan tim yang berjumlah 10 orang yang dilengkapi dengan perlengkapan SAR air, guna membantu BPBD Keerom dalam mengevakuasi warga.
"Akibat banjir, aktivitas perekonomian lumpuh dan ratusan rumah warga terendam air," jelasnya.
Lokasi Titik Banjir Keerom
Kepolisian setempat mencatat banjir di Kampung Yanamaa - PIR 1 Distrik Arso Kabupaten Keerom dengan ketinggian air 30-60 cm.
Kemudian Kampung Yaturaharja-Arso 10 Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom dengan ketinggian air 20 -30 cm, Kampung Arso Kota Distrik Arso Kabupaten Keerom dengan ketinggian air 20-50 cm.
Selanjutnya Kampung Asyaman-Arso Swakarsa Distrik Arso Kabupaten Keerom tepatnya di Mako Polres Keerom dan Asrama polisi dengan ketinggian air 10-15 cm.
Lalu di Jalan Trans Irian Simpang Tiga Kampung Asyaman - Arso Swakarsa Distrik Arso, air meluap sampai badan jalan dengan ketinggian air 10- 20 cm.
Selain itu, jembatan Tami mengalami longsor di bagian tepi jembatan, dikarenakan arus deras dari Sungai Tami. Akibatnya, warga menutup sementara akses jalan dari arah Arso Kota menuju perumahan PTPN II Arso.
