Bhukere, Cara Tradisional Kembalikan Populasi Gabus Danau Sentani
·waktu baca 1 menit

Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Sarang buatan atau dalam bahasa Sentani disebut bhukere, menjadi salah satu cara tradisional untuk mengembalikan ikan gabus, populasi asli Danau Sentani.
Bhukere terbuat dari daun sagu dan cabang-cabang pohon serta karung bekas. “Jika bhukere ada, bisa amati kayouw kahebey atau ikan gabus bakal menetap di dalamnya,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura Rudy Saragih saat ditemui di Sentani.
Pembuatan bhukere telah dilakukan oleh Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Jayapura dan Kementerian Kelautan Perikanan sejak 2016.
“Dengan pembuatan bhukere, populasi ikan gabung di Danau Sentani meningkat. Ada ikan yang datang, masuk ke bhukere, menetap dan berkembang biak di bhukere atau sarang ikan yang disediakan,” katanya.
Hingga kini titik sebaran bhukere mulai dari ujung barat hingga ujung timur Danau Sentani. Ia menjelaskan pada 2016 terdapat 50 bhukere, lalu dibangun lagi 30 bhukere, kemudian berkembang lagi 50 bhukere
“Lokasi pembuatan bhukere juga sangat strategis, mulai dari areal dusun sagu hingga neli (rumput danau). Hasilnya, masyarakat bisa meningkatkan ekonomi keluarga. Ikan gabus yang siap panen banyak dijual di pasar dan dikonsumsi sendiri,” katanya.
