Bola & Sports
·
8 Juli 2021 15:24
·
waktu baca 4 menit

Boaz Solossa Curhat Soal Pemutusan Kontrak oleh Persipura

Konten ini diproduksi oleh Bumi Papua
Boaz Solossa Curhat Soal Pemutusan Kontrak oleh Persipura (77673)
searchPerbesar
Boas Salossa saat menunjukan surat resmi pemutusan kontrak oleh manajemen Persipura. (BumiPapua.com/Alan Youwe)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Boaz Salossa mengaku kecewa dengan sikap manajemen Persipura Jayapura.
ADVERTISEMENT
Rasa kecewanya diungkapkan pemain yang telah membela nama Persipura Jayapura selama 16 tahun. Boaz Salossa yang telah resmi keluar dari Persipura Jayapura membeberkan bahwa dirinya sangat tidak dihargai oleh manajemen.
Pasalnya, selama 3 minggu sebelum manajemen mendepak dirinya dan Tinus Pae, tidak ada satupun dari manajemen yang bisa ditemui.
"Manajemen terkesan menghindar dengan berbagai alasan. Selama 16 tahun bukan waktu yang sedikit untuk saya dan Persipura. Dari Persipura menyandang bintang 4 sampai bintang 5. Bahkan saat cedera, saya berada di dalam tim. Paling tidak, saya dan Tinus Pae harus dihargai. Kenapa kami berdua tidak panggil untuk duduk bicara?" kata Boaz saat ditemui di kediamannya, Rabu (7/7).
Menurut dia, seharusnya pihak manajemen tidak menggantung statusnya dan Tinus Pae dengan waktu yang cukup lama dan lebih profesional dalam mengambil keputusan.
ADVERTISEMENT
"Saya selalu bertanya dengan status kami berdua. Minggu pertama saya bertanya kepada manajer, tapi katanya keputusan belum bisa diambil karena pengurus belum lengkap. Namun setelah dua minggu katanya belum ada keputusan dari pimpinan untuk rapat," terangnya.
Boaz juga mengaku sengaja diam dan menghindar dari wartawan agar tidak memberikan statement yang salah, sebelum bertemu secara langsung dengan pihak manajemen.
Kenyataannya, ia harus harus mengambil surat keputusan pemutusan kontrak yang hanya dititipkan di salah satu karyawan tanpa ada pihak manajemen yang menyerahkan secara resmi.
"Saya siap terima konsekuensinya. Hanya saja, kenapa saya tak dihargai? Saya masuk di tim Persipura dengan baik-baik dan saya mau keluar juga dengan baik. Walau begitu, saya tetap mendoakan yang terbaik untuk Persipura Jayapura," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Boaz juga membantah statemen dari pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago yang mengatakan insiden di ruang ganti saat Persipura melakoni laga uji coba dengan Persita 13 Juni 2021 lalu tidak wajar dan membahayakan nyawa orang lain.
Boaz Solossa Curhat Soal Pemutusan Kontrak oleh Persipura (77674)
searchPerbesar
Menurut Boaz, saat uji coba dengan Persita, tidak ada kejadian apapun di ruang ganti. Atau hal yang luar biasa seperti yang disampaikan Jacksen. Apalagi sampai membahayakan nyawa orang lain," jelas Boaz.
Sebelumnya dalam video yang diunggah akun Youtube Persipura Papua 1963, Jacksen menyebutkan ada hal yang tak wajar dilakukan Boaz dalam uji coba dengan Persita.
"Ini sesuatu yang sangat tidak wajar dan berhubungan dengan banyak faktor, keselamatan nyawa orang juga dan orang luar tidak tahu apa yang terjadi. Hal itu bukan suatu perkara yang kecil," ungkap Jacksen.
ADVERTISEMENT

Tanggapan Manajemen Persipura

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano dalam rilisnya menyebutkan keputusan melepas Bochi, Boaz Solossa dan Tinus Pae (Tipa) adalah keputusan seluruh manajemen dan masukan dan saran dari berbagai pihak yang terlibat langsung dalam tim.
“Tak ada satupun keputusan manajemen yang diambil hanya sepihak atau pemikiran satu atau dua orang saja, apalagi untuk kasus sebesar ini. Kami sangat berhati – hati,” ujarnya.
Boaz Solossa Curhat Soal Pemutusan Kontrak oleh Persipura (77675)
searchPerbesar
Pemain Persipura Jayapura melakukan selebrasi seusai mencetak gol di ISC A 2016 (Foto: Twitter @PERSIPURA)
Benhur menjelaskan manajemen tak punya masalah apapun dengan Bochi maupun Tipa.
"Sesungguhnya kami tak ingin publik mengetahui hal ini, karena ini bukan hal yang positif. Manajemen tetap berusaha jaga nama baik Boaz dan Tipa sebagai seorang profesional. Biarlah ini menjadi konsumsi internal, karena manajemen menghargai mereka berdua sebagai bagian penting dari sejarah dan prestasi tim ini," jelas Benhur.
ADVERTISEMENT

Indisipliner

Benhur menyebutkan indisipliner yang dilakukan keduanya sering terjadi. Benhur yakin para pemain atau official yang berada dan pernah berada di tim Persipura pasti mengetahui hal itu.
"Hampir setiap tahun hal ini terjadi, berlangsung terus menerus dan manajemen selalu sabar serta mentolerir pelanggaran mereka. Apakah kami tidak hargai mereka? Kami terlalu sayang, terlalu hormat dan terlalu menghargai mereka, sampai kami rela disindir oleh pihak lain karena dianggap terlalu lemah oleh mereka?" jelasnya.
Boaz Solossa Curhat Soal Pemutusan Kontrak oleh Persipura (77676)
searchPerbesar
etua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano. (Bumipapua.com/Alan Youwe)
Benhur menyebutkan manajemen selalu menunggu keduanya berubah. Apalagi banyak pemain muda yang menjadikan mereka sebagai contoh.
Dikatakan Tomi, manajemen sama sekali tak berpikir untuk menggantung atau apapun namanya.
"Manajemen baru bisa mengambil keputusan saat seluruh manajemen ada dalam rapat, karena semua harus berikan masukan dan pertimbangan. Manajemen juga harus mendengarkan dan mengumpulkan masukan saran lain," katanya.
ADVERTISEMENT
Atas nama manajemen Persipura, Benhur berterima kasih atas kebersamaan selama ini. Ia yakin tak tertutup kemungkinan suatu saat Tuhan menyatukan kembali.
"Kami doakan yang terbaik buat Bochi dan Tipa di klub yang baru, pemain dengan kualitas seperti mereka akan gampang dapatkan tempat. Klub seperti kami, justru akan kesulitan dapatkan pemain sehebat mereka. Tapi masih banyak yang harus kami jaga dan inilah langkah yang harus ditetapkan untuk kebaikan bersama,” ungkapnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020