Cakupan Vaksinasi COVID-19 Papua Minim
·waktu baca 1 menit

Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Secara nasional, cakupan vaksinasi Papua tergolong rendah. Capaiannya hingga 13 November 2021 berkisar 54,2 persen.
Namun sejumlah kabupaten di pegunungan tengah Papua, misalnya seperti di Kabupaten Lanny Jaya, Yahukimo, Puncak Jaya, Paniai dan Tolikara, cakupan vaksinasi masih 1,8 persen untuk dosis pertama. Sementara dosis kedua 1,4 persen, dari seluruh sasaran vaksinasi 32,3 persen.
Kemudian di Kabupaten Nduga, Yalimo, Pegunungan Bintang, Puncak, Mamberamo Tengah, Jayawijaya, cakupannya baru mencapai 6,4 persen untuk dosis pertama dan dosis kedua 5,0 persen.
Melihat hal tersebut Pemerintah Provinsi Papua meminta Satgas COVID-19 dan pemerintah daerah setempat menggencarkan vaksinasi dan terus melakukan sosialisasi vaksinasi.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesra Setda Provinsi Papua, Muhammad Musaad meminta semua pihak membantu edukasi terkait vaksinasi COVID-19.
Kata Musaad, dengan cakupan vaksinasi yang masih rendah di Papua, membuktikan semangat masyarakat untuk menggencarkan vaksinasi masih kurang.
“Tapi jika masyarakat sudah divaksin, maka akan terbentuk herd immunity dan membuat masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan baik," katanya, Selasa (16/11).
Musaad menjelaskan untuk cakupan vaksinasi pada 4 lokasi pelaksanaan PON tergolong tinggi yakni diatas 70 persen.
"Kami berharap cakupan vaksinasi di Papua dapat di atas 70 persen, sehingga menekan angka penyebaran COVID-19," katanya.
