Dampak COVID-19: Warga Papua Dilarang Olahraga di Jembatan Youtefa

Konten Media Partner
19 April 2020 13:48 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jembatan Youtefa diatas Teluk Youtefa Kota Jayapura yang biasa menjadi lokasi berkumpulnya warga setempat. (BumiPapua.com/Katharina)
zoom-in-whitePerbesar
Jembatan Youtefa diatas Teluk Youtefa Kota Jayapura yang biasa menjadi lokasi berkumpulnya warga setempat. (BumiPapua.com/Katharina)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Jayapura, BUMIPAPUA.COM--Pemerintah Kota Jayapura untuk sementara melarang masyarakat melakukan aktivitas olahraga di Jembatan merah Youtefa, karena sedang diberlakukan social distancing akibat pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
Wakil Wali Kota Jayapura yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Jayapura, Rustan Saru, menyebutkan saat ini masih terlihat masyarakat berkerumun, melakukan aktivitas olahraga, khususnya pada sore dan pagi hari.
“Jumlah orang yang berada di area jembatan bisa mencapai ratusan jika sedang melakukan olahraga. Masyarakat cukup melakukan olahraga di rumah,” kata Rustan, Minggu (19/4).
Lanjut Rustan, jika masih kedapatan masyarakat yang berolahraga di Jembatan Youtefa, maka harus kembali ke rumah. "Aturan ini diterapkan untuk mencegah penyebaran Corona,” katanya.
Rustan menambahkan, masyarakat harus memahami dan melaksanakan instruksi Wali Kota Jayapura, terkait pencegahan penyebaran COVID-19.
“Jika masyarakat tidak mau diatur, maka dampaknya masa karantina akan diperpanjang,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Rustan menilai, masih banyak masyarakat tak disiplin dalam mengikuti instruksi yang dikeluarkan pemerintah. “Kami akan tutup lokasi yang biasa dijadikan tempat jogging di Jembatan Youtefa, ataupun arah ke lokasi pantai di sekitar jembatan itu,” katanya.
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!