Hasil Laga Uji Coba Papua Football Academy di Bali

Konten Media Partner
9 November 2022 18:11
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Laga uji coba Papua Football Academy (PFA) di Bali. (Foto PFA)
zoom-in-whitePerbesar
Laga uji coba Papua Football Academy (PFA) di Bali. (Foto PFA)
ADVERTISEMENT
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Papua Football Academy (PFA), akademi sepak bola yang disponsori oleh PT Freeport Indonesia tuntas mengikuti laga uji coba dengan 4 tim lokal di Bali.
ADVERTISEMENT
Direktur Akademi, Wolfgang Pikal menjelaskan PFA memutuskan berangkat ke Bali karena kebutuhan mencari pengalaman dan lawan latih tanding yang kualitasnya lebih baik dari tim SSB di Timika.
Mantan asisten pelatih timnas Indonesia ini menjelaskan 4 laga uji coba diikuti PFA di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran Bali, mulai dari 30 Oktober 2022, mempertemukan PFA dengan SSB Yoga Perkanthi. Hasilnya 5-3 untuk kemenangan PFA.
Di tempat yang sama, PFA melawan Bintang Bali FC dan berakhir dengan skor 0-0.
Laga ketiga, bertempat di Lapangan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali pada 3 November 2022, PFA melawan Pespa Padangsambian dan harus berakhir dengan kekalahan PFA 0-1.
Uji coba terakhir melawan Bali United U 14 di Lapangan Yoga Perkanthi, Minggu 6 November 2022, PFA mendapatkan banyak pelajaran ketika harus menelan kekalahan 0-3.
ADVERTISEMENT
“Kami melihat banyak hal yang didapat dari penampilan PFA di Bali, salah satunya organisasi tim yang harus diperbaiki, mental bertanding menjadi sorotan,” katanya, Rabu (9/11/2022).

Pelajaran Berharga

Wolfang mengakui sebelum bergabung dengan PFA, tak banyak pemain yang pernah mengikuti kompetisi saat berada di daerahnya. “Uji coba di Bali, membawa pengaruh sangat besar. Faktor mental mempengaruhi penampilan mereka secara teknik dan taktik di pertandingan," katanya.
Ia berharap ke depan para pemain PFA dapat tampil lebih baik saat dipertemukan dengan tim-tim sepantaran yang sudah punya kualitas setara atau lebih baik.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Penasihat PFA, Rully Nere menyebutkan uji coba laga di Bali sangat baik untuk PFA. Setelah tim PFA berlatih 3 bulan di Timika, anak-anak butuh lawan uji coba yang lebih kuat.
Laga uji coba Papua Football Academy (PFA) di Bali. (Foto PFA)
zoom-in-whitePerbesar
Laga uji coba Papua Football Academy (PFA) di Bali. (Foto PFA)
“ Bukan untuk mencari menang, melainkan bagaimana mempraktikkan apa yang didapat selama mereka berlatih," kata Rully Nere, legenda sepak bola nasional.
ADVERTISEMENT
Selain mengasah kemampuan dalam pertandingan persahabatan di Bali, kegiatan rutin yang biasa dilakukan selama di Mimika Sport Complex tetap berjalan. Seperti proses belajar pendidikan formal bagi siswa PFA di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika.
Kesempatan berada di Bali juga dimanfaatkan manajemen PFA untuk memberi anak-anak waktu refreshing di beberapa lokasi serta mengenal budaya di luar Papua. Serta ikut berperan membersihkan berbagai sampah dan kotoran di Pantai Jimbaran.
“Saya senang bersama keluarga PFA bisa ke Bali untuk berlatih dan bertanding. Saya akan memperbaiki kesalahan-kesalahan selama bertanding di Bali, terutama ketika menghadapi Bali United U14. Mereka lawan yang sulit dihadapi," ucap Valentino Santo Wagiu, pemain yang lolos dari PFA Cari Bakat di Merauke.
ADVERTISEMENT

Sejarah PFA

PFA diresmikan Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2022. PFA melatih 30-an anak Papua berlatih sepak bola di bawah bimbingan Direktur Akademi, Wolfgang Pikal.
Papua Football Academy adalah wadah bagi putra Papua untuk menimba ilmu sepak bola dan pendidikan formal yang mempersiapkan siswanya menjadi individu yang kompetitif, kreatif, dan berdaya saing.
Peserta Papua Football Academy adalah siswa pilihan dari berbagai daerah di Papua lewat seleksi ketat, mencakup teknis sepak bola, kesehatan, bakat, dan psikotes. Semua dilakukan oleh profesional di bidangnya, termasuk pelatih berlisensi.
Papua Football Academy memiliki sarana berupa lapangan latihan taktik dan pertandingan, serta pusat kebugaran yang terletak di Mimika Sports Centre di Kota Timika. Juga menyediakan ruangan untuk belajar secara formal dan keterampilan yang dibutuhkan yang disebut “Markas PFA”.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020