Konten Media Partner

Jayapura Rawan Longsor, Warga Harus Waspada

Bumi Papuaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Longsoran di Skyline Kota Jayapura, Ppaua beberapa hari lalu saat hujan terus mengguyur daerah itu. (BumiPapua.com/Katharina)
zoom-in-whitePerbesar
Longsoran di Skyline Kota Jayapura, Ppaua beberapa hari lalu saat hujan terus mengguyur daerah itu. (BumiPapua.com/Katharina)

Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Jayapura rawan longsor. Hal ini dikarenakan topografi Kota Jayapura banyak terdapat perbukitan. Sejumlah lokasi longsor dipetakan oleh Pemkot Jayapura, dalam upaya mencegah longsor hingga mengakibatkan korban jiwa.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menyebutkan lokasi longsor rawan terjadi di kawasan Skyline, Jalan Alternatif Jayapura – Kotaraja – Waena, APO Kali dan Bukit Barisan, Perumnas III, Tanah Hitam, serta Hamadi Perikanan.

“Pada sejumlah lokasi yang dipetakan itu, kami minta warga waspada, terlebih curah hujan sedang tinggi. kapan saja bencana bisa datang, sehingga kita yang harus siap mencegahnya dengan kewaspadaan," kata Rustan, Senin (22/2).

Untuk mencegah longsor, Pemkot Jayapura akan menertibkan sejumlah bangunan liar.

"Bangunan liar ini merusak lingkungan, pohon ditebangi, untuk dijadikan pemukiman dan tempat beternak. tanah yang tadinya sebagai resapan air lalu digunakan untuk berkebun atau beternak hingga dijadikan pemukiman, maka tak kuat lagi menahan beban, maka terjadilah longsor," jelasnya.

Selain longsor, Pemkot Jayapura merinci, sejumlah lokasi yang menjadi langganan banjir, misalnya di Entrop, Pasar Youtefa dan Perumnas III Waena.

"Saat ini, daerah resapan air sudah banyak menjadi pemukiman warga. Akibatnya saat hujan, air tertampung sangat cepat hingga meluap ke sejumlah lokasi langganan banjir itu," katanya.