Konten Media Partner

Jenazah KKB Korban Baku Tembak Berada di Puskesmas Sugapa, Papua

Bumi Papuaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ilustrasi jenazah. (Dok: Kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi jenazah. (Dok: Kumparan)

Jayapura, BUMIPAPUA.COM - Polda Papua mengakui adanya kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Joparu, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Minggu siang (26/1).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, menyebutkan kontak tembak terjadi antara anggota TNI Polri bersama KKB pimpinan Lekagak Telenggen.

"Satu orang anggota KKB tanpa identitas tewas tertembak. Saat ini jenazahnya berada di Puskesmas Sugapa dan menunggu diambil pihak keluarga," jelas Kamal, Senin (27/1).

Kamal tak membantah, dalam kontak tembak yang berlangsung cukup lama ini juga mengakibatkan satu anak berinisial JS terkena rekoset peluru pada bagian perut sebelah kanan.

"Korban telah mendapatkan pertolongan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah dan menjalani perawatan rawat jalan,” ujarnya.

Kamal menerangkan kronologis penembakan yang terjadi pada Minggu siang, sekitar pukul 12.00 WIT, berawal di saat aparat keamanan mendengar suara tembakan berjarak 2 kilometer dari pos polsek dan koramil. Tim yang saat itu berjaga mendatangi lokasi melakukan penyisiran.

Saat dilakukan penyisiran, tim aparat keamanan mendapati 3 orang KKB mengunakan kendaraan bermotor membawa senjata api dan aparat gabungan melakukan pengejaran.

"Dalam pengejaran itu, KKB melakukan perlawanan dengan menembak aparat, sehingga angota kita membalas tembakan tersebut,” ujar Kamal.

Baku tembak pun tak terjadi, hingga menyebabkan satu orang dari KKB tewas, sementara 2 rekannya melarikan diri.

Tak berhenti disitu, KKB kembali melakukan penyerangan ke aparat gabungan hingga pukul 17.30 WIT.

"Dalam aksi kontak tembak, kami mendapatkan motor yang digunakan pelaku dan uang sebesar Rp 270 ribu serta baju milik korban," ujarnya.

Pasca kontak tembak tersebut, aparat TNI-Polri meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pengejaran kepada KKB pimpinan Lekagak Telenggen.