kumparan
7 November 2019 12:56

Jumlah Pengangguran di Papua pada Agustus 2019 Ada 67.173 Orang

Para pencari kerja sedang mengurus dokumen kependudukan di Kantor Walikota Jayapura, Papua-Foto Imelda.jpg
Para pencari kerja sedang mengurus dokumen kependudukan di Kantor Walikota Jayapura, Papua. (Foto Imelda)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM – Kepala Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Bagas Susilo, jumlah pengangguran di Provinsi Papua pada Agustus 2019 ada 67.173 orang. Jumlah ini bertambah 5.288 orang disbanding Februari 2019 dan bertambah sebanyak 8.417 orang disbanding keadaan Agustus 2018.
ADVERTISEMENT
“Selama 1 tahun terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Papua mengalami peningkatan dari 3.20 % pada Agustus 2018 menjadi 3,65 % pada Agustus 2019. Mirip dengan kondisi Februari 2019 meningkat dari 3,42 % menjadi 3,65 %,” jelas Bagas, Kamis (7/11).
Bagas juga mengungkapkan, angka pengangguran di Papua pada Agustus 2019 mencapai 3,65% dari total angkatan kerja, masih berada di bawah angka pengangguran nasional sebesar 5,28%. 


“Tingkat pengangguran terbuka (TPT), penganggur lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) tertinggi mencapai 11,30%. Penganggur dengan tingkat sekolah lainnya memiliki TPT di atas 5% yakni penganggur tingkat pendidikan Diploma I/II/III sebesar 9,13%, universitas 7,81%, sekolah menengah atas 7,63%,” terang Bagas. 

ADVERTISEMENT
Sebaliknya TPT terkecil berada pada penganggur dengan tingkat pendidikan SD ke bawah 1,27%. “Selama setahun terakhir yakni Agustus 2018 –Agustus 2019, secara umum TPT di Papua mengalami peningkatan 0,45%,” kata Bagas menambahkan.


Terkait dengan peningkatan TPT itu, kata Bagas, menurut tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan mengalami peningkatan TPT drastis yakni sekolah menengah atas (SMA), kemudian diikuti SMK dan Diplom I/II/III. 


Menurut Bagas, jumlah angkatan kerja di Papua pada Agustus 2019 mencapai 1.842.203 orang, bertambah 6.249 orang disbanding kondisi Agustus 2018. Penduduk yang bekerja di Papua pada Agustus 2019 mencapai 1.775.030 orang, bertambah 28.067 orang disbanding Februari 2019 namun berkurang 2.177 orang dibanding keadaan setahun yang lalu, Agustus 2018.
ADVERTISEMENT
“Kenaikan jumlah penduduk yang bekerja dapat menurunkan angka pengangguran jika jumlah angkatan kerjanya tetap. Tapi jika jumlah angkatan kerja turut meningkat, maka peningkatan jumlah penduduk bekerja belum tentu menurunkan jumlah pengangguran,” jelasnya.
Sedangkan Kepala Bidang Neraca Wilayah Statistik BPS Provinsi Papua, Eko Mardiana mengatakan, lulusan SMK yang diharapkan mendapat pekerjaan ternyata mendominasi tingkat pengangguran terbuka.


“Lulusan SMK ini memang dipersiapkan bekerja, tapi begitu masuk ke lapangan kerja, ternyata mereka belum siap. Jadi perlu dipersiapkan sarana dan prasarana lebih lengkap, seperti fasilitas laboratorium di sekolah kejuruan,” jelas Mardiana.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan