Konten Media Partner

Kisah 154 Penumpang KM Tidar yang Ditolak Masuk Pelabuhan Nabire

Bumi Papuaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penumpang KM Tidar yang ditampung di BLK Manokwari. (BumiPapua.com/Irsye Simbar)
zoom-in-whitePerbesar
Penumpang KM Tidar yang ditampung di BLK Manokwari. (BumiPapua.com/Irsye Simbar)

Manokwari, BUMIPAPUA.COM - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menerima 154 orang penumpang KM Tidar yang harusnya bersandar di Pelabuhan Nabire.

KM Tidar membawa 154 orang warga Nabire dan ditolak oleh otoritas Pelabuhan Nabire, dengan alasan penutupan pelabuhan sesuai instruksi Gubernur Papua, Lukas Enembe yang menutup pelabuhan dan bandara untuk perlintasan penumpang, sebagai upaya pencegahan corona covid-19.

Dominggus menyebutkan atas dasar kemanusiaan, penumpang KM Tidar akhirnya berlabuh di Pelabuhan Manokwari dan ditampung di Balai Latihan Kehutanan (BLK) Manokwari.

Penumpang KM Tidar yang ditampung di BLK Manokwari. (BumiPapua.com/Irsye Simbar)

"Ini dampak dari lockdown di Papua. Hikmahnya bagi kami di Papua Barat. Kami masih memiliki rasa kemanusiaan. Kami menerima penumpang KM Tidar, terlebih keadaan seperti ini. Mereka saudara kita juga. Apalagi KM Tidar melanjutkan perjalanan ke Jakarta, kasian kalau mereka malahan dibawa ke daerah yang terpapar corona," jelasnya.

Dengan tangan terbuka, maka Pemprov Papua Barat memperbolehkan 154 warga Nabire turun di Pelabuhan Manokwari dan akhirnya kapal kembali putar haluan ke Manokwari.

"Total penumpang ada 154 orang, tapi yang ditampung hanya 74 orang dan sisanya berada di rumah keluarganya di Manokwari," kata Dominggus yang juga Kepala Suku Besar Arfak Manokwari, Selasa (31/3).

Penumpang KM Tidar yang ditampung di BLK Manokwari. (BumiPapua.com/Irsye Simbar)

Usai diterima di Manokwari, 154 orang ini diperiksa kesehatannya secara keseluruhan dan beruntung keselurhan sehat.

"Saya sudah koordinasi dengan BPBD Papua Barat untuk koordinasikan ke Pemkab Nabire, agar menjemput warganya di Manokwari. Jika tak ada kapal di Nabire. Ya, Pemkab Nabire kirim dana ke kami dan akan kami sewakan kapal untuk mereka bisa berkumpul kembali dengan keluarga di Nabire," jelasnya.