Kisah Pilu Penjaga Kios di Dogiyai: Tewas Diamuk Massa padahal Salah Sasaran

Konten Media Partner
17 November 2022 10:33
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jenazah Ikbal yang ditemukan di sekitar rumahnya. Ikbal menjadi salah satu korban amuk kelompok warga di Dogiyai. (Foto Humas Polda Papua)
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah Ikbal yang ditemukan di sekitar rumahnya. Ikbal menjadi salah satu korban amuk kelompok warga di Dogiyai. (Foto Humas Polda Papua)
ADVERTISEMENT
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Ikbal, pria 29 tahun tewas di tangan sekelompok orang dalam kerusuhan di Dogiyai, Provinsi Papua Tengah.
ADVERTISEMENT
Saat kejadian, Ikbal berusaha menyelamatkan diri. Dia keluar dari dalam rumahnya yang terletak tak jauh dari lokasi kecelakaan truk yang menabrak seorang balita, Noldi Goo berumur 5 tahun hingga tewas. Kecelakaan inilah yang memicu kerusuhan di Dogiyai pecah pada Sabtu (12/11/2022) hingga Minggu dini hari (13/11/2022).
Saat ingin menyelamatkan diri, Ikbal justru dikejar oleh sekelompok orang yang menduga Ikbal sebagai sopir truk. Akhirnya, Ikbal dianiaya hingga tewas tak jauh dari rumahnya.
“Dia (Ikbal) itu mau menyelamatkan diri saat kejadian. Dia panik karena melihat massa marah dengan membakar rumah dan kendaraan, maka dia berusaha menyelamatkan diri dari dalam rumahnya. Tapi, massa yang mengira Ikbal adalah sopir truk yang menabrak balita, maka almarhum (Ikbal) dikejar massa dan tewas dibunuh,” kata Rasyid, kerabat Ikbal.
ADVERTISEMENT
Rasyid mengenal Ikbal sebagai penjaga kios, sesekali juga sebagai pekerja bangunan di Dogiyai.
“Almarhum adalah korban pengeroyokan massa yang saat itu membakar rumah penduduk pendatang di sekitar lokasi kecelakaan. Kami berharap pelaku pembunuhan Ikbal dapat ditangkap dan dihukum setimpal,” jelasnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

Dikabarkan Hilang

Awalnya, Ikbal sempat dikabarkan hilang oleh keluarganya saat kerusuhan Dogiyai pecah. Laporan polisi terdapat 11 orang dikabarkan hilang dalam kejadian ini.
Namun, jasad Ikbal justru ditemukan polisi atas informasi yang didapat dari seorang anggota DPRD Dogiyai yang mengetahui temuan jenazah.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menjelaskan jasad Ikbal ditemukan sehari setelah kejadian pada Minggu pagi (13/11/2022) tak jauh dari rumahnya.
“Jasadnya terkubur di dalam tanah dengan kondisi terkubur tak layak. Kami langsung mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit setempat,” jelas Kamal.
ADVERTISEMENT
Jenazah Ikbal telah dikirim dan rencana dimakamkan di kampung halamannya di Desa Banteng Kecamatan Sigeri Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan.
Polisi mencatat kerugian kerusuhan Dogiyai adalah 102 bangunan, termasuk 6 merupakan kantor pemerintahan dan 32 kendaraan dibakar massa. Gelombang pengungsian juga masih terus terjadi. Kebanyakan warga pendatang mengungsi ke Nabire ataupun masih bertahan di sejumlah pos pengamanan di Dogiyai.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020