Food & Travel
·
3 Januari 2021 9:41

Lobster, Kuliner Harian dari Kampung Goras Fakfak

Konten ini diproduksi oleh Bumi Papua
Lobster, Kuliner Harian dari Kampung Goras Fakfak (136951)
Lobster dari Kampung Goras, Distrik Mbahamdandara, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. (Dok Hari Suroto/Balai Arkeologi Papua)
Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Lobster dari Kampung Goras, Distrik Mbahamdandara, Kabupaten Fakfak, Papua Barat menjadi makanan harian bagi warga setempat.
ADVERTISEMENT
Walau di daerah lain lobster bernilai tinggi, baik mulai anakan hingga dewasa. Namun, hal itu dianggap biasa saja oleh masyarakat Kampung Goras.
Mathius, warga setempat menyebutkan lobster merupakan makanan yang biasa dan tidak spesial. "Lobster banyak didapat di perairan sekitar kampung. Kami biasa menjual llobster dengan harga Rp 20 ribu per ekor, dengan berat sekitar setengah kilogram," katanya.

Kuliner Istimewa

Lobster, Kuliner Harian dari Kampung Goras Fakfak (136952)
Kepiting Fakfak yang mudah ditemui di Kampung Goras, Fakfak. (Dok Hari Suroto/Balai Arkeologi Papua)
Mathius menyebutkan justru kuliner khas ayam kampung menjadi kuliner paling istimewa di Kampung Goras.
Selain itu, makanan paling istimewa di kampung tersebut adalah ikan jenis Tenggiri yang kebanyakan dijadikan ikan asin untuk dijual di kota.
Kampung Goras adalah kampung di Teluk Berau. Kampung yang memiliki pasir putih, banyak ditumbuhi pohon kelapa.Mayoritas masyarakatnya nelayan dan berburu rusa.
ADVERTISEMENT
Selain lobster, kepiting bercapit panjang sangat mudah dijumpai di perairan Goras.
"Kepiting sangat banyak di kampung kami, sehingga kami tak pernah menjual ke pasar. Jika ingin kepiting, bisa didapat hanya untuk konsumsi sendiri," jelas Mathius.
Traveler dari Jakarta atau daerah sekitarnya yang ingin ke Kampung Goras, maka terlebih dahulu harus naik pesawat ke Sorong atau Manokwari, lalu dilanjutkan dengan pesawat kenis ATR ke Fakfak.
Jarak Sorong-Fakfak atau Manokwari-Fakfak ditemppuh dengan pesawat sekitar 1,5 jam dengan pesawat jenis ATR. Dari Kota Fakfak, anda bisa langsung melanjutkan perjalanan ke kampung Goras melalui jalan darat sekitar 4 jam menggunakan kendaraan double gardan.

Gua Bersejarah

Lobster, Kuliner Harian dari Kampung Goras Fakfak (136953)
Gua prasejarah Andarewa Fakfak. (Dok Hari Suroto/Balai Arkeologi Papua)
Peneliti Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto menyebutkan di Kampung Goras selain dapat menikmati sunset yang indah, traveler juga dapat menyaksikan situs gua prasejarah Andarewa. Gua ini menyimpan lukisan prasejarah berbentuk manusia namun sepintas seperti alien. Lukisan ini berwarna hitam.
ADVERTISEMENT
Traveler juga dapat menyaksikan kambing-kambing yang dibiarkan bebas berkeliaran begitu saja di kampung. Kambing-kambing ini hanya diberi tanda pengenal tutup botol plastik yang dikalungkan di lehernya.
Soal akses telekomunikasi dan listrik di kampung ini masih terbatas. Jika ingin telpon atau sms, harus naik bukit yang tinggi di dalam hutan.