Pantai Khalkote Sentani, Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi Saat PON Papua
ยทwaktu baca 2 menit

Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Khalkote terletak di tepi Danau Sentani, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua. Khalkote merupakan ruang terbuka yang menjadi lokasi Festival Danau Sentani.
Festival Danau Sentani telah menjadi event pariwisata nasional yang selalu diselenggarakan tiap bulan Juni setiap tahunnya.
Khalkote sebagai destinasi wisata dilengkapi dermaga perahu untuk menuju Pulau Asei yang terkenal sebagai penghasil lukisan kulit kayu. Wisata Pantai Khalkote dilengkapi stan pameran dan panggung untuk pentas tari-tarian Sentani.
Selama berlangsungnya PON XX Papua, Khalkote menjadi destinasi wajib bagi atlet, official maupun tamu PON.
Khalkote mudah dijangkau, dari Stadion Utama Lukas Enembe sekitar 10 menit dengan kendaraan bermotor atau mobil. Khalkote sendiri berasal dari bahasa Sentani, yang berarti tempat bermain buaya.
Pada masa lalu, Khalkote merupakan hutan sagu yang menjadi habitat buaya. Penduduk Pulau Asei yang sedang menokok sagu atau mencari ikan, sering menjumpai buaya di Khalkote.
Kha berarti ikan khote artinya tempat bermain. Dalam adat Sentani, setiap menjumpai dengan buaya sangat tabu untuk menyebut buaya, sehingga untuk menyebut buaya dipakai istilah ikan.
"Konon pada masa lalu, pernah hidup dua ekor buaya di Khalkote, yaitu buaya hitam dan buaya putih," kata Peneliti pada Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto, Minggu (10/10).
Hari menjelaskan Khalkote dikelilingi oleh hutan sagu. Khalkote merupakan hutan sagu yang menjadi habitat buaya. Penduduk Pulau Asei yang sedang menokok sagu atau mencari ikan, sering menjumpai buaya di Khalkote.
"Pada masa lalu, pernah hidup dua ekor buaya di Khalkote, yaitu buaya hitam dan buaya putih," Hari menambahkan.
Sekitar 200 meter sebelah barat Khalkote terdapat Situs Yomokho. Situs Yomokho merupakan situs hunian prasejarah, manusia pernah beraktivitas di situs ini pada 2590 tahun yang lalu dan wajib dikunjungi oleh tamu PON Papua.
