Konten Media Partner

Pasar Youtefa Jayapura Mulai Dibersihkan dari Virus Corona

Bumi Papuaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyemprotan disinfektan di Pasar Youtefa Abepura, Kota Jayapura. (Dok: Humas Pemkot Jayapura)
zoom-in-whitePerbesar
Penyemprotan disinfektan di Pasar Youtefa Abepura, Kota Jayapura. (Dok: Humas Pemkot Jayapura)

Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Selama 3 hari Pasar Regional Youtefa Abepura di Kota Jayapura, Papua ditutup. Hal ini dilakukan pasca ditemukan 394 pedagang pasar yang reaktif rapid test dari 1.948 pedagang pasar yang melakukan rapid test.

Jumlah penyebaran virus corona di pasar terbesar di Kota Jayapura itu tertinggi yakni 20,22 persen dari sejumlah pasar lainnya di Kota Jayapura yang tingkat penyebarannya hanya berkisar 13-15 persen.

Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Corona COVID-19 Kota Jayapura, Rustan Saru menyebutkan setelah ditutup selama 3 hari, mulai Sabtu (27/6) hingga Senin (29/6), pasar mulai dibersihkan dari sampah dan dilakukan penyemprotan disinfektan.

Pembersihan Pasar Youtefa dari sampah yang menumpuk. (Dok: Humas Pemkot Jayapura)

Pedagang juga tidak boleh melakukan aktivitas di sepanjang jalan masuk dan keluar dari arah timur dan barat pasar tersebut. Pemkot Jayapura berharap dengan penutupan 3 hari pasar ini, pedagang untuk sementara beristirahat di rumah. Sementara, pedagang yang dinyatakan reaktif rapid test, untuk menjalani isolasi mandiri hingga ada hasil swab dari laboratorium kesehatan.

"Ada 10 petugas yang melakukan penyemprotan disinfektan, mulai dari lapak, kios hingga los-los pada pasar tersebut. Dalam penyemprotan disinfektan juga melibatkan satu mobil pemadam kebakaran dan 1 mobil pick up," kata Rustan, Sabtu (27/6).

Dengan penutupan pasar 3 hari, maka pedagang di pasar tersebut juga diminta patuh pada aturan yang sudah ditetapkan.

Penutupan Pasar Youtefa Abepura, Kota Jayapura. (Dok: Humas Pemkot Jayapura)

Selain penyemprotan disinfektan, pasar tersebut juga dibersihkan dari tumpukan sampah. Pemkot Jayapura mengerahkan 18 petugas kebersihan dan 5 truk pengangkut sampah.

"Tiga hari pasar tersebut akan dioptimalkan untuk pembersihan. Sehingga pada Selasa (30/6) nanti, saat pasar dibuka akan nampak wajah pasar yang baru, bersoh dan steril dari virus corona," katanya.

Pemkot Jayapura berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung untuk penutupan pasar tersebut, guna memutus rantai penyebaran corona.