Pesan Sekda Papua Usai Kekerasan 2 Prajurit TNI AU di Merauke
·waktu baca 1 menit

Jayapura, BUMIPAPUA.COM- Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Dance Julian Flassy, selaku Sekda Papua definitif yang diangkat oleh Presiden Jokowi, mewakili Gubernur Papua Lukas Enembe minta masyarakat Papua tidak terprovokasi dengan peristiwa kekerasan yang dilakukan 2 prajurit TNI AU kepada seorang pemuda tuna wicara.
Menurutnya, Lanud Merauke telah memproses kedua prajuritnya sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Dua oknum anggota tersebut sudah ditahan dan akan dihukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Panglima TNI dan KASAU juga sudah minta maaf atas apa yang dilakukan anggotanya. Jadi tidak usah dibesarkan lagi, termasuk pemberitaan harus dikemas secara baik. Media juga bisa memberikan edukasi yang baik,” kata Dance kepada media di Jayapura, Rabu (28/7).
Dirinya menyebutkan telah menjalin komunikasi dengan para tokoh agama dan masyarakat di Merauke agar kasus ini bisa segera diredam. Terlebih di Papua akan digelar dua agenda besar, yakni PON XX dan Peparnas XVI.
"Jangan sampai isu provokatif kejadian di Merauke bisa mengganggu pelaksanaan even tersebut, termasuk lancarnya pelaksanaan kedua even tersebut. Apalagi Merauke menjadi salah satu klaster penyelenggaraan PON XX, “ Jelas Flassy.
