Konten Media Partner

Petani Walelagama Sumbang Sayuran untuk Pengungsi Wamena

Bumi Papuaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petani Walelagama serahkan sayuran kepada pengungsi di Wamena. (BumiPapua.com/Stefanus)
zoom-in-whitePerbesar
Petani Walelagama serahkan sayuran kepada pengungsi di Wamena. (BumiPapua.com/Stefanus)

Wamena, BUMIPAPUA.COM - Petani di Kampung Walelagama, Kabupaten Jayawijaya menyumbangkan berbagai macam sayuran hasil kebunnya.

Petani lokal setempat menyerahkan langusng hasil sayur mayur itu ke dapur umum posko induk pengungsi di Gedung Okumiarek Asso Wamena yang didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya .

Karlos Elosak, warga asal Kampung Walelagama menyebutkan sumbangan dari masyarakat setempat sengaja diperuntukan bagi pengungsi di Wamena.

"Semoga dari kampung lain dapat berpartisipasi menyumbangkan kebutuhan untuk pengungsi," ujarnya, Kamis (3/10).

Petani lokal setempat juga menyumbangkan hasil kebunnya di lokasi pengungsian yang berada di Susteran Sinapuk dan Dekenat di Wamena.

"Bukan hanya sayuran, kami juga membawa ubi dan hipere bagi saudara kami di pengungsian," jelasnya.

Bukan hanya bantuan bagi tempat pengungsian, masyarakat Walelagama juga membantu masyarakat asli Papua yang ada di pinggiran kota seperti di Wesaput termasuk di Walelagama yang juga menjadi korban rusuh Wamena.

"Warga lokal Papua juga banyak yang mengungsi ke sejumlah distrik, termasuk di Distrik Walelagama. Warga lokal yang berada di Wamena biasanya berasal dari Kabupaten Lanny Jaya, Tolikara, Yalimo, Yahukimo. Ada sekitar 200-an kepala keluarga yang mengungsi," ujarnya.

Karlos Elosak menambahkan warga yang mengungsi di Walelagama, dijamin oleh warga setempat.

"Tapi, kami tetap mengimbau kepada warga yang mengungsi di distrik, untuk kembali ke tempatnya masing-masing, karena situasi sudah normal," ucapnya.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua berterima kasih atas bantuan dari petani lokal dengan pemberian berbagai jenis sayuran.

"Terima kasih atas kepedulian petani lokal dengan situasi yang terjadi saat ini," katanya.

Hingga kini, bantuan yang diterima pada posko induk pengungsian diterima dari pemkab sekitaran Jayawijaya, lalu dari Bulog sebanyak 100 ton beras, 5.000 paket sembako dari Presiden Joko Widodo, Sumbangan dari Kementerian Sosial, BNPB, serta pengusaha maupun masyarakat lokal. (Stefanus)