Seorang Bayi di Wamena Nyaris Terendam Banjir

Wamena, BUMIPAPUA.COM – Sebanyak 11 rumah warga di Kampung Ketimapi, Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya terendam banjir. Dalam kejadian ini, seorang bayi bahkan nyaris terendam dengan ketinggian air mencapai 1 meter.
Agus Wandik yang merupakan orangtua dari bayi itu menuturkan, hujan mulai turun sejak Sabtu (23/2) pukul 17.00 WIT hingga pukul 23.00 WIT malam hari. Kata Agus, saat kejadian dirinya berada di honai dan istrinya berada di dapur.
“Ibunya sedang bakar ubi dan masak air, sementara si bayi sedang dibaringkan di sekitar dapur. Namun ibunya tidak tahu jika air sudah masuk ke dapur, sehingga kaget ketika melihat anak kecil bergerak-gerak namun tak menangis. Ternyata bayi itu sudah terendam air,” katanya kepada wartawan di Wamena, Senin (25/2).
Walau begitu, dirinya bersyukur keadaan bayi dalam keadaan sehat, hanya saja saat kejadian hidungnya tersumbat masuk air dan saat ini belum dibawa ke rumah sakit.
Agus menyebutkan banjir melanda pemukimannya, dikarenakan luapan air dari got di kampung itu.
“Pembuangan air di sekitar pemukiman ini adalah muara dari pembuangan air di dalam kota yang saat ini sejumlah drainasenya tidak lebar dan kurang dalam, hingga menyebabkan air menggenangi jalan dan pemukiman warga,” ujarnya.
Sepanjang tahun ini saja, sudah 3 kali pemukiman ini dilanda banjir. Hanya saja banjir malam tadi dianggap paling parah.
“Kami berharap pemerintah memperbaiki sistem pangairan di dalam kota, agar kami tak terkena imbasnya,” ucapnya.
Sementara itu akibat hujan semalaman, membuat sejumlah jalan di Kota Wamena, ibukota Jayawijaya tergenang air karena drainase yang meluap.
Pantauan BumiPapua.com di lokasi kejadian, terdapat beberapa titik yang terkena banjir, diantaranya di Jalan Trikora, jalan depan Bandara Wamena, Bank BRI, sepanjang ruas jalan Toko Nit Hasik, Mall Wamena, Bank Mandiri dan juga di ruas Jalan Ahmad Yani dan Gatot Subroto. (Stefanus)
