Video: Dampak Sampah Kota Jayapura, Mencemari Danau dan Teluk

Jayapura, BUMIPAPUA.COM - Sepanjang 2018, volume sampah yang dikumpulkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura adalah sebanyak 61,637 ton, yang setelah dipilah jumlahnya menjadi 1,416 ton.
Namun, tak semua sampah ini berakhir di Tempat Pembungan Akhir (TPA) di Nafri dan Koya Koso, Distrik Abepura, Kota Jayapura atau di Bank Sampah Jayapura milik Pemkot Jayapura untuk dijadikan penak-pernik daur ulang.
Hal yang menyedihkan adalah sampah-sampah dari warga Kota Jayapura mengalir ke Teluk Youtefa atau Danau Sentani. Akibatnya, warga yang bermukim di pinggiran pantai Teluk Youtefa atau tepian Danau Sentani terpaksa merasakan dampaknya.
Hal inilah yang dirasakan Dikanor Ohee (60), salah satu warga yang menetap di tepian Danau Sentani, Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura. Jika hujan datang, banyak sampah kiriman dari permukiman menggenangi rumahnya yang persis berada di tepian Danau Sentani.
“Kebanyakan merupakan sampah limbah rumah tangga, sampah plastik hingga limbah dari pasar terdekat,” kata Dikanol, memperlihatkan kondisi rumahnya yang kini ditempati bersama istri dan dua anaknya.
“Jika air pasang (naik), rumah kami ini tak dapat ditempati,” ungkapnya. (Liza)
