Pentingnya Peran Keluarga dalam Membentuk Karakter Anak

Mahasiswa semester 1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Konten dari Pengguna
24 November 2022 20:21
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Bunga Sabit Akala tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sumber gambar: Pexels.com/Family Happy
zoom-in-whitePerbesar
Sumber gambar: Pexels.com/Family Happy
ADVERTISEMENT
Anak merupakan suatu anugerah dan amanah dari Allah SWT yang dititipkan untuk orang tuanya. Anak juga menjadi salah satu perantara sumber rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. Maka dari itu, penting sekali peran orang tua untuk mendidik, menjaga dan merawatnya dengan baik agar anak dapat tumbuh dan berkembang, baik secara jasmani maupun rohani.
ADVERTISEMENT
Tempat pendidikan utama sang anak ialah orang tuanya sendiri. Orang tua harus memberikan contoh yang baik dan benar kepada sang anak. Karena, orang tua menjadi dasar yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Sebelum itu, orang tua juga harus memahami fungsi mereka di dalam sebuah keluarga.
Pendidikan yang baik dalam keluarga dapat berpengaruh terhadap kepribadian anak. Untuk itu, kita tidak boleh menyalahkan faktor lingkungan yang buruk yang menyebabkan kepribadian anak menjadi buruk juga. Sangat terlihat jelas perbedaan anak yang di didik dari keluarga yang harmonis dan mana anak yang dididik dengan kekerasan. Itulah pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak.
Sumber gambar: Pexels.com/Andi Kuzma
zoom-in-whitePerbesar
Sumber gambar: Pexels.com/Andi Kuzma
Peran orang tua dalam pendidikan sangatlah penting. Beberapa prinsip utama pola asuh dalam proses tumbuh kembang anak yang harus dipenuhi oleh orang tua adalah menciptakan komunikasi yang baik dengan anak. Beri anak kesempatan untuk mengekspresikan keinginan mereka untuk dihargai dan diterima. Perhatikan perbedaan keadaan dan kesempatan masing-masing anak, kenali kemampuan anak pada waktunya, evaluasi perkembangan anak, tekankan pentingnya proses, minimalkan pengalaman dan perasaan gagal anak, serta dorong anak untuk memperoleh pengalaman dan kesuksesan.
ADVERTISEMENT
Untuk menciptakan karakter yang baik pada anak, diperlukan suasana yang harmonis dalam keluarga. Seperti membangun komunikasi yang kuat antara orang tua dan anak. Tapi, pada saat ini banyak anak yang merasa bahwa ia kurang perhatian dari orang tuanya. Hal tersebut terjadi karena sibuknya pekerjaan mereka sehingga kurangnya waktu kebersamaan antara orang tua dan anak.
Pendidikan anak bisa dimulai saat bayi masih di dalam kandungan, dengan cara sang ibu memakan makanan yang sehat dan halal, berkomunikasi, mendengarkan musik atau lantunan ayat Al-Qur'an yang dapat membantu perkembangan otak. Pilihkan sekolah yang mempunyai dasar agama yang bagus sehingga anak akan terbiasa dengan ibadah, doa-doa dan akhlak yang mulia.
Seni dan minat belajar harus ditanamkan pada anak sejak usia dini agar anak lebih peka dan tidak malas belajar. Ciptakan suasana agamis di rumah sehingga akan lebih mudah membentuk kecerdasan emosi ataupun spiritual anak. Membiasakan bertanya tentang harinya seperti atau kegiatannya selama di sekolah. Luangkan waktu untuk anak, dengan itu anak menjadi lebih semangat dalam berkegiatan.
ADVERTISEMENT
Sudah sepatutnya orang tua menyadari hal ini dan bagaimana cara mendidik anak dengan menciptakan keluarga yang harmonis, supaya anak bisa menjalani hidup dengan baik nantinya. Orang tua yang pintar, akan mendidik anaknya dengan rasa cinta dan kasih sayang yang sepenuhnya. Jadi, sang anak akan selalu berfikir bahwa tempat pulang terbaik adalah keluarganya.
Jadi, kita harus mendidik anak dengan setulus hati. Jangan pernah membentak atau memarahinya, karena itu akan mempengaruhi dampak mental pada anak yang akan mengakibatkan anak menjadi nakal.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020