Konten dari Pengguna

Pentingnya Beretika di Ruang Publik

Aisyah Najmi Herlidyaz

Aisyah Najmi Herlidyaz

Halo! perkenalkan nama saya Aisyah, saya merupakan mahasiswa aktif semester 3 di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Saya lahir di Tangerang pada tanggal 27 Februari 2002.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Aisyah Najmi Herlidyaz tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Photo by Daria Shevtsova from Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Photo by Daria Shevtsova from Pexels

Mungkin bagi kita etika sudah menjadi pendamping dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Etika merupakan bagian terpenting yang wajib dimiliki bagi setiap orang. Kali ini saya akan membahas etika berada di tempat umum. Secara umum, etika dapat diartikan perilaku dasar yang diterapkan dalam bermasyarakat.

Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, namun berbeda penerapan nya dalam kegiatan sehari-hari. Banyak sekali macam-macam bentuk etika yang dapat kita terapkan ketika kita berada di tempat umum. Bagaimana tidak? ketika kita berada di ruang publik, tentunya banyak sekali orang lain disekitar kita, maka dari itu kita harus memperhatikan sopan santun.

Berbicara soal sopan santun, hal ini identik dengan karakter dan budaya warga Indonesia yang sudah banyak dikenal sampai mancanegara. Tetapi hal ini masih saja tidak berlaku bagi sebagian orang.

Etika dapat diterapkan dalam diri sehingga menjadikan kebiasaan yang baik, tentu hal itu membawa dampak positif bagi diri kita dan juga orang lain. Bagi Sebagian orang etika merupakan hal yang sangat dipegang erat sehingga mereka melihat orang lain berdasarkan etika. Bukankah harusnya etika sudah harus menjadi hal yang lumrah untuk diterapkan?

Menurut saya melakukan hal positif seperti kita mengucapkan terima kasih, mengucapkan maaf ketika melakukan kesalahan dan mengawali ucapan tolong ketika butuh bantuan harus kita terapkan jika berbicara dengan orang lain, hal ini dapat mencerminkan sikap rendah hati sehingga membuat orang lain merasa dihargai.

Mengantre

Hal ini terkadang menjadi masalah ketika budaya antre tidak diterapkan oleh ketidaksabaran beberapa orang. Siapa sangka, menerobos antrian dapat memicu pertengkaran, sampai sampai berujung viral di media sosial. Tertib dalam berantre ketika kita sedang berbelanja di swalayan merupakan contoh kecil dalam beretika di khalayak publik. Berbicara soal antrian ternyata ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan loh!

Antara lain, kita dapat menghargai waktu. Ketika kita ingin mengantre lebih awal tentu kita akan datang lebih awal, sebaliknya ketika kita datang terlambat maka akan mendapat barisan terbelakang. Selanjutnya manfaat yang kita dapatkan dari mengantre yakni dapat saling menghargai satu sama lain. Tak lupa, melatih kesabaran juga dapat kita temui ketika sedang mengantre.

Membuang sampah pada tempatnya

Pada saat ini banyak sekali restoran atau kedai kopi yang sudah menerapkan self service. Yakni dengan membuang sampah ke tempat yang sudah disediakan oleh pihak restoran.

Hal kecil dengan membuang sampah bekas makanan kita sendiri dapat membantu petugas yang bertugas saat itu. Himbauan membuang sampah pada tempatnya sudah banyak kita temui, tetapi anehnya masih banyak orang orang yang lalai dan mengabaikan.

Mendahuluan orang yang membutuhkan

Memang ada beberapa transportasi umum yang sudah menyediakan tempat duduk prioritas bagi penyandang disabilitas, ibu hamil, dan ibu membawa anak.

Tetapi apa salahnya untuk memberikan tempat duduk kepada orang yang lebih menbutuhkan, hal kecil ini juga termasuk etika ketika kita berada di ruang publik.

Masih banyak