Konten dari Pengguna
Program Kerja KKN 27 UNS 2025 Satu Nyala, Seribu Manfaat
29 Agustus 2025 15:23 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kiriman Pengguna
Program Kerja KKN 27 UNS 2025 Satu Nyala, Seribu Manfaat
Program kerja yang dilakukan Tim KKN 27 UNS 2025 yaitu Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Limbah Minyak Jelantah di Desa Sindon, BoyolaliCallysta Fiorenza S
Tulisan dari Callysta Fiorenza S tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
KKN KELOMPOK 27 UNS 2025 SINDON MELAKUKAN PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DARI MINYAK JELANTAH DENGAN SLOGAN SATU NYALA, SERIBU MANFAAT

Pada tanggal 20 Juli 2025, Tim KKN (Kuliah Kerja Nyata) 27 Universitas Sebelas Maret melaksanakan program kerja ”Edukasi dan pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Limbah Minyak Jelantah” di Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
Callysta Fiorenza Syawala, mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, UNS, sebagai penanggung jawab kegiatan ini menyebutkan bahwa kegiatan pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah ini merupakan perwujudan dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dari beberapa poin sebagai berikut.
SDG 3 : Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), yaitu mengurangi risiko kesehatan akibat konsumsi minyak jelantah berulang (pencegahan penyakit degeneratif) serta mengajarkan masyarakat alternatif sehat dan aman melalui edukasi.
SDG 4 : Quality Education (Pendidikan Berkualitas), yaitu memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pelatihan praktis kepada masyarakat dam edukasi berbasis lingkungan dan kewirausahaan.
SDG 8 : Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), yaitu membuka peluang usaha kreatif berbasis daur ulang dan menambah nilai ekonomi dari limbah yang semula tidak bernilai.
ADVERTISEMENT
SDG 12 : Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), yaitu pemanfaatan limbah minyak jelantah agar tidak mencemari lingkungan dan mendorong pola produksi berkelanjutan.
Program kerja ini dilaksanakan dengan peserta Ibu-ibu PKK Desa Sindon RT1/RW 4 berjumlah 40 orang. Ibu-Ibu PKK diberikan sosialisasi mengenai bahaya minyak jelantah, pelatihan langsung tentang cara mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk lilin aromaterapi yang memiliki nilai jual dan manfaat untuk relaksasi, serta proses pengemasan lilin aromaterapi yang cantik dan menarik.
Adanya dukungan penuh dari Bapak H.Musa selaku Kepala Desa Sindon dan Pemerintah Desa Sindon serta sinergi Tim KKN UNS, menjadikan program ini sebagai salah satu wujud nyata dari kontribusi mahasiswa UNS untuk memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan lingkungan di Desa Sindon dalam mengelola limbah minyak jelantah.
ADVERTISEMENT

