BATAL di Pinggir Kolam

Lifetime traveler
Tulisan dari Canisius Andrew Irvine Julienne tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Dari dulu mikir, kalau punya asuransi itu kudu bayar tiap bulan dan mahal. Kadang mikir, dibanding bayar asuransi tiap bulan, mending uangnya gue simpen sendiri aja. Toh berbunga juga. Tapi, kali ini rasanya sadar juga kalau asuransi itu penting banget.

Menjelang lepasnya titel karyawan swasta dan akan memakai kembali titel freelancer. Tepat di event Kumpul Pinggir Kolam bareng FWD Life ini, pas banget lagi ikut acara BATAL alias Buka Puasa Bersama Komunitas Lokal yang isinya adalah freelancer, influencer, dan blogger.
Baru mulai masuk udah ada yang rame-rame nih, karena penasaran, saya coba ikut nimbrung di ruang lounge. Ada beberapa meja yang disiapkan untuk 5 orang. Terus ngapain? Jadi… FWD Life punya boardgame yang seru banget.
Simulasi mengatur keuangan bisa kita coba disini dengan cara yang asyik. Semacam main monopoli, disini kita diberikan uang, dengan berbagai kartu aktivitas dengan risiko yang juga mengancam. Nah lho, ngeri ngeri sedap juga kan ya.
Emang dasarnya saya adalah pencari cuan. Main 3 putaran, saya menang dengan poin tertinggi. 215 poin, dengan hasil dapat santunan Cacat Permanen dan Sakit Kritis 2 kali. Hasil timbunan saham dan emas. Jadi kalau mau menang, sering-sering dapat santunan ya. Hohoho…
Cuma karena main aja, jadi ngerti betapa pentingnya punya sebuah asuransi dan investasi. Jadi tersadar, setiap apapun aktivitas yang dijalankan, mau nongkrong di kafe sekalipun, ada yang namanya risiko.
Setelah sepanjang sore ditemani oleh alunan musik Alvin Baskoro, Pamungkas, dan The Panturas hingga berbuka puasa, acara yang ditunggu-tunggu akhirnya dimulai setelah berbuka puasa.
Sebuah diskusi dengan Kadek Arini, sang travel blogger hits, Sir Dandy seorang seniman ditemani seorang financial Planner, Mada Aryanugraha, dan Rella Bayunoto, head of Branding FWD Life berbincang-bincang pentingnya pengendalian keuangan pribadi.
Apalagi sebagai freelancer yang berbeda sekali kasusnya. Tidak ada pendapatan tetap yang tiap bulannya masuk. Bisa saja, bulan ini pendapatan lebih besar atau bahkan lebih kecil dari sebelumnya.
Semakin disadarkan kembali ketika benefit seorang freelancer dibandingkan dengan seorang karyawan perusahaan. Beberapa hal yang tidak perlu dipikirkan sebagai seorang karyawan perusahaan, harus dipikirkan matang-matang sebagai seorang freelancer.
Mas Mada Aryanugraha, menyarankan kalau seorang freelancer juga harus memperhatikan dana darurat. Setidaknya kita mempunyai total 6x pengeluaran bulanan di tabungan kita. Gunanya apa? Supaya bisa mengcover yang amit-amit selama 6 bulan itu tidak ada pemasukan sama sekali.
Gak boleh kalap juga, kalau setiap project, uang yang didapat harus langsung disisihkan untuk bisa dibagi-bagi. Jangan langsung dihabisin gitu aja.
Beda dengan karyawan perusahaan yang struktur gajinya sudah termasuk tunjangan sosial. Salah satunya asuransi. Berkaca dari permainan boardgame tadi, setidaknya sebagai freelancer sangat butuh sebuah asuransi.
Rasanya siapapun dari kita pasti udah bosen denger beginian, tapi nbanyak keuntungan yang bisa didapat dengan asuransi. Kita bisa saja menabung sebanyak-banyaknya, tapi uang yang ditabung itu tentu akan habis juga pada akhirnya apabila harus membayar tagihan rumah sakit ketika kita sakit.
Berbeda apabila kita mempunyai sebuah asuransi yang setiap bulannya kita membayar premi yang secara penuh akan membantu kita meringankan beban keuangan ketika sakit.
Emang gak salah sih, kalau menurut mas Rella Bayunoto, hal tersebut wajar, karena kita sekarang merasa sehat-sehat saja, kita merasa belum penting untuk punya asuransi. Kalau kita coba membayangkan ketika kita butuh tapi gak ada, gimana ya?
Eh iya belum cerita, dimulai dari registrasi tadi, saya mendapatkan satu buah voucher yang bisa ditukar dengan Asuransi Bebas Aksi Flash, dimana asuransi ini perlindungannya selama 7 hari dengan manfaat santunan hingga Rp. 25.000.000. Keren banget kan? Jujur aja, kaget. Ternyata asuransi ada juga yang cuma seminggu dan bisa tahu dari FWD Life itu keren banget deh.
Mau yang seminggu bisa, yang sebulan juga ada. Lah, kok kayak agen asuransinya aja ya? Oh tidak kok, saya lihat semuanya cuma dari 1 aplikasi yang siapapun bisa mengakses dan mencari tahu informasi asuransi yang ingin kita pakai.
Tinggal download di App Store atau Play Store aja, cari yang namanya FWD Max. Dengan aplikasi ini, kita bisa tahu hal-hal yang menarik yang kita sukai. Dan banyak informasi yang bisa didapat dari sana. Jadi bukan sekadar info asuransi aja lho ya.
Well, terima kasih banyak FWD Life untuk keseruannya, banyak hal yang akhirnya membukakan kembali logika saya untuk mencintai diri ini melalui permainan simple yang tadi, serta pilihan asuransinya yang gak bikin ribet. Kuy, der!
