kumparan
Entertainment27 Juni 2017 17:46

Ririn Ekawati Mengenang Momen Lebaran Bersama Mendiang Suaminya

Konten Redaksi kumparan
Ririn Ekawati
Ririn Ekawati (Foto: Munady Widjaja)
Momen Lebaran tahun ini menjadi momen paling menyakitkan bagi artis Ririn Ekawati. Kepergian suami tercintanya, Fery Wijaya, pada Minggu (11/6) lalu membuat Ririn begitu terpukul. Ia pun harus ikhlas menjalani Lebaran tanpa sang suami yang berada di sampingnya.
ADVERTISEMENT
Demi mengobati kesedihan yang mendalam, Ririn pun memilih untuk mudik ke kampung halaman tempat neneknya berada. Ia terbang menuju Palu, Sulawesi Tengah.
"Lebaran tahun ini aku di Palu, tempat nenek. Aku pergi sama anak aku (Abigail Cattleya Putri). Kalau anak-anak mas Fery sama yang sebelumnya, ikut sama mamanya. Mereka juga bukan muslim jadi enggak lebaran. Kalau anak aku yang pertama ikut ayahnya. Pasti ada bedanya ya dari Lebaran dua tahun belakangan ini," ungkap Ririn saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (27/6).
Ririn Ekawati
Ririn Ekawati (Foto: Instagram/ririnekawati)
Merayakan Lebaran tanpa sang suami berada di dekatnya, seolah membangkitkan kembali kenangan manis Ririn bersama Fery semasa hidupnya. Terutama saat mereka merayakan momen Lebaran bersama.
"Mas Fery itu kan baru jadi mualaf dua tahun ini ya. Jadi sebenarnya bukan kebiasaan tapi lebih ke dia belajar sesuatu yang baru. Dia itu banyak nanya soal agama, terus soal puasa dan kami salat Id bareng. Ya, yang berbeda itu ya sekarang aku salat Id enggak sama mas Fery lagi," kenangnya.
ADVERTISEMENT
"Dia juga senang tuh kasih angpau buat anak-anak kecil. Jadi jauh sebelum Lebaran biasanya dia sudah tukar uang kecil," lanjutnya.
Saat disinggung apakah Ririn sempat ziarah ke makam Fery sebelum ia mudik ke Palu, Ririn menjawab tidak.
"Seminggu setelah meninggal aku ke makam. Habis itu karena kalau ke arah sana pas mau lebaran kan ramai karena mudik, ya jadi enggak sempat ke sana. Nanti setelah aku pulang dari Palu, aku akan ke makam. Karena mendoakan bisa dari mana saja," tutupnya.
Sebelumnya, Ririn sempat mengungkapkan kerinduan akan sosok mendiang suaminya tersebut sesaat sebelum pergi ke Palu. Ia mengaku sudah ikhlas menerima kepergian Fery, meski rindu itu seringkali datang ke hatinya.
ADVERTISEMENT
"Sekuat Apa pun aku, pasti sedih di saat ku Teringat...Sudah Ikhlas kow tapi kalau Rindu ga papa kan ya... harus sabar , iyah InsyAllah... harus Kuat , iyah InsyAllah... Kalau ngomongnya Harus, ya berarti mau gak mau kan ya... Hehehe... susah di omonginnya kalau gak ngerasain... ga bersedih terlalu lama kow, cuma kadang nangis aja kalau lagi ingat. Wajarkan namanya juga manusia... bukannya Drama hidupnya, tapi ini Jalan hidup yg sudah di Gariskan oleh Allah.. nanti juga baik2 lagi... senyum lagi.. ketawa lagi...Happy lagi..."
"Ini hidup kan, bukan selalu tentang kesedihan. masih banyak kebahagiaannya. yg sudah lalu, kini dan nanti... Biasanya di kasi sedih karna mau di kasi bahagia yg lebih banyak lagi Oleh Allah... Bahagianya Bagaimana ,Tinggal Allah yg atur Kadarnya. Amin," tulis Ririn.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan