Konten dari Pengguna

Stop untuk Merasa Insecure

Ceicilia

Ceicilia

Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pembangunan Jaya

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ceicilia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: pexels.com

Setiap orang tentunya pernah mengalami rasa insecure dalam dirinya sendiri. Perasaan insecure ini merupakan perasaan yang umum dihadapi oleh banyak orang. Perasaan ini muncul dan memberikan dampak negatif kepada orang yang merasakannya seperti mengganggu kebahagiaan, produktivitas, dan hubungan mereka antara satu dengan yang lain dimana mereka merasa tidak percaya diri.

Namun, perasaan ini dapat kita atasi dengan kesadaran yang ada dalam diri kita. Kita harus mampu untuk membangun rasa percaya diri yang tinggi.

Insecure Berlebihan Membuat Perasaan Tidak Tenang

Sumber: pexels.com

Salah satu penyebab utamanya secara umum adalah kita membandingkan diri kita dengan orang orang lain. Media sosial sebagai pemicu kita merasa tidak puas dengan diri kita sendiri karena kita seringkali melihat story kehidupan orang lain lebih "sempurna" daripada kita.

Perasaan tidak tenang akan secara terus menerus muncul apabila kita merasa selalu insecure dengan kehidupan orang lain. Maka dari itu kita haru membuang rasa insecure kita dan membangkitkan rasa percaya diri dalam diri kita.

Hindari Overthinking, Hindari Insecure

Sumber: pexels.com

Kita perlu untuk menghindarkan overthinking yang ada di dalam dirikita karena dengan begitu kita dapat menghindari dari diri kita untuk merasa insecure. Mengatasi hal ini bukanlah hal yang mudah, namun kita butuh waktu untuk berubah. Kita perlu untuk sabar dan tetap konsisten dalam upaya untuk menghadapi rasa overthinking ini.

Setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, maka dari itu kita wajib untuk percaya diri dan jangan takut untuk mencoba hal yang baru. Semangat!