kumparan
17 September 2019 9:54

Heboh Pemindahan Ibukota, Intip 5 Kisah Sukses di Negara Lain Yuk!

Presiden Joko Widodo secara resmi telah mengumumkan rencana pemindahan ibukota dari DKI Jakarta ke wilayah Kalimantan Timur. Hal itu memicu reaksi yang beragam dari masyarakat, ada yang kaget, bingung dan juga takut.
ADVERTISEMENT
Ya, takut jika nanti Jakarta tidak menjadi sehingar bingar sekarang, tidak menjadi selengkap sekarang atau tidak menjadi senyaman sekarang. Membincang tentang perubahan, pasti memiliki banyak rasa ketidaknyamanan.
Namun percayalah, perubahan itu tetap perlu dilakukan. Khususnya untuk perubahan ibukota, agar terjadi pemerataan pembangunan, baik secara fisik maupun ekonomi. Disamping itu, sudah terlalu lama Jakarta menanggung beban yang sangat berat dengan wilayah operasional yang sangat kecil.
Indonesia bukanlah negara pertama yang melakukan pemindahan ibukota. LIhatlah contoh sukses pemindahan ibukota di 5 negara ini, paling tidak pemerintah bisa mengadopsi langkah sukses yang sudah lebih dulu dilakukan. Simak yuk!

1. New York, Amerika Serikat

IESE Business School mengeluarkan hasil riset IESE Cities in Motion Index 2017. Dari daftar yang dirilis dua tahun lalu, terungkap bahwa ada beberapa kota di dunia yang unggul dalam beberapa aspek kehidupan dan lingkungan bagi warganya sehingga sukses mendulang titel sebagai kota paling pintar di dunia.
ADVERTISEMENT
Istilah kota pintar menggambarkan kota yang memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas hidup, mengurangi dampak lingkungan dan konsumsi energi. New York mendapatkan poin 100 alias sempurna, sebagai salah satu kota pintar di dunia.
Apalagi, kota New York memang sudah mempersiapkan diri menjadi kota pintar sejak 2009 dengan kerjasama dengan IBM untuk membuka Busines Analytic Solution Center. Melalui pusat analisis ini, warga setempat bisa dengan leluasa mengambil langkah-langkah strategis dalam urusan bisnis.
Selain persoalan bisnis, New York juga memberikan jaminan terhadap keamanan dan kenyamanan penduduknya. Masih atas bantuan IBM, warga kota terhubung secara otomatis dengan tim pencegah kebakaran dan kelompok tanggap darurat.
Bahkan, dalam urusan yang lebih spesifik, New York juga membantu identifikasi klaim asuransi yang dianggap mencurigakan dan disinyalir akan merugikan warganya.
ADVERTISEMENT

2. Helsinki, Finlandia

Bukan cuma sebagai kota paling bahagia di dunia, Helsinki juga merupakan destinasi wisata yang paling aman di dunia. Selain itu, Helsinki juga sudah mengembangkan teknologi untuk menyelamatkan lingkungan, membuat wisata kuliner yang sustainable, dan menghadirkan kendaraan self-driving.
Selama bertahun-tahun, Helsinki selalu masuk dalam daftar 10 kota paling layak huni di dunia. Saat ini Helsinki tengah mengembangkan strategi kota sampai tahun 2021 untuk mencapai target sebagai “the most functional city in the world”.
Pendidikan, digitalisasi, start up, riset, dan inovasi, merupakan fokus Pemerintah Finlandia di kota tersebut. Helsinki tengah berfokus pada pengembangan smart energy system, penanganan sampah, dan smart mobility program yang terdigitalisasi dan terkoneksi.
ADVERTISEMENT

3. Aarhus, Denmark

Kota Aarhus di Denmark malah menjadi kota yang kini dikenal sebagai ibu kota Eropa di bidang budaya sekaligus smart city. Aarhus merupakan kota yang cocok bagi para pecinta kuliner karena memiliki banyak pasar makanan yang bisa dikunjungi.
Selain itu, Aarhus juga dilengkapi dengan perpustakaan futuristik dan aneka hotel bertema kreatif. Rencananya, Aarhus juga akan menetapkan kota mereka sebagai kota bebas emisi karbon di tahun 2030 nanti.

4. Tallinn, Estonia

Ibu kota salah satu negara pecahan Uni Soviet, Estonia ini merupakan salah satu kota di dunia yang memiliki teknologi maju. Di kota ini, akses terhadap internet dianggap sebagai salah satu bagian dari hak asasi manusia.
ADVERTISEMENT
Contoh penerapan smart city di kota Tallinn, adalah menerapkan pemilu secara online, dan memiliki kecepatan jaringan internet 5G baik untuk warga lokal dan turis. Selain canggih, Tallinn juga punya banyak bangunan futuristik yang berpadu dengan bangunan lawasnya yang makin menarik untuk dikunjungi.

5. Seoul, Korea Selatan

Seoul masih terus berupaya sebagai kota cerdas berbasis pelayanan publik melalui teknologi informasi. Di kota Seoul terdapat infrastruktur kabel optik terpanjang yang menghubungkan antar rumah untuk menopang akses internet tercepat dan termurah di dunia.
Setidaknya, untuk koneksi 10 Mbps, warga hanya dikenakan sekitar US$20. Fasilitas ini pada akhirnya mendorong Korea Selatan sebagai negara dengan penetrasi internet terbesar di dunia.
Di bidang transportasi publik, smart city di Seoul memiliki prinsip menyajikan kemudahan dan kenyamanan secara total kepada para penggunanya. Di setiap stasiun Subway dipasang fasilitas Digital View. Seperti halnya alat komunikasi sekelas ponsel, perangkat ini memberikan keleluasaan bagi para pengguna untuk melakukan panggilan domestik secara gratis.
ADVERTISEMENT
Melalui paket perangkat Digital View, warga Seoul juga mendapatkan segenap kemudahan dalam bidang pelayanan publik. Dengan bentuk layar lebar dan menggunakan operasi sentuhan jari, perangkat ini menyajikan akses pembayaran umum, pajak, daftar film bioskop, kupon gratis, informasi cuaca dan aneka fitur lainnya.
Canggih bukan deretan lima smart city yang ada di dunia tersebut? Mudah-mudahan calon ibu kota baru Indonesia nanti juga bisa dikembangkan dengan dukungan teknologi yang memudahkan warga kotanya ya.
Sama seperti CekAja.com yang memanfaatkan teknologi untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam mendapatkan layanan finansial dari perbankan, maupun lembaga keuangan non bank lainnya dengan cepat dan mudah.
Mulai dari kartu kredit, asuransi, kredit tanpa agunan, investasi, dan lain sebagainya. Ajukan saja lewat CekAja!
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan