Konten dari Pengguna

Kamu Pegawai Honorer? Lakukan Ini dan Tambah Penghasilan Kamu!

CekAja.com

CekAja.com

CekAja.com adalah situs marketplace produk finansial dan investasi yang juga menyediakan tips dan siasat mengatur keuangan Anda.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari CekAja.com tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamu Pegawai Honorer? Lakukan Ini dan Tambah Penghasilan Kamu!
zoom-in-whitePerbesar

Menjadi abdi negara dengan bergabung bersama Kementerian ataupun instansi pemerintah lainnya merupakan impian bagi sebagian orang. Bagi kamu yang berhasil lolos tes dan bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil(PNS) mungkin bisa bersyukur dengan posisi tersebut, karena hingga sekarang masih banyak orang yang berstatus sebagai karyawan honorer di instansi pemerintah.

Status sebagai PNS dan karyawan honorer memiliki perbedaan yang sangat kentara. Mulai dari jumlah penghasilan, kenaikan pangkat hingga kesempatan untuk melakukan perjalanan dinas. Menjadi honorer tentu bukanlah pilihan menarik bagi kebanyakan orang, namun tingginya tuntutan hidup membuat posisi itu menjadi pilihan yang cukup menguntungkan dibanding menganggur.

Pemerintah sendiri tidak tinggal diam atas kurang sejahteranya para pegawai honorer. Beragam upaya sudah dilakukan untuk memberikan kesempatan agar para pegawai honorer bisa naik kelas menjadi pegawai negeri sipil.

Namun sambil menunggu, kebutuhan hidup kamu tidak dapat ditunggu. Ada beberapa pekerjaan yang dapat dikerjakan sambil bekerja sebagai pegawai honorer. Simak yuk!

(Baca juga: Pegawai Honorer Dapat THR Satu Bulan Gaji, Ini Penjelasannya)

Pengajar les atau kursus

Relevan dengan kegiatan mengajar kamu, menjadi guru les atau kursus privat bisa menjadi pilihan di waktu luang sebagai pengajar honorer. Kamu bisa mengajar les atau kursus sesuai bidang yang kamu kuasai. Misalnya, kamu mengajar bahasa Inggris, maka kamu bisa memberikan les dan kursus yang sama baik kepada anak didik di lingkungan sekolah atau pun di luar sekolah.

Penghasilan menjadi guru les privat biasanya lebih besar ketimbang pendapatan sebagai guru honorer. Namun, perlu diingat, jangan sampai kamu benar-benar mencari materi dan mendapatkan uang semata saat mengajar les atau kursus. Niatkan bahwa kamu memang bertujuan untuk memberikan pengalaman dan ilmu kepada para murid, bukan hanya uang semata.

Penulis lepas

Sebagian besar guru pastinya punya latar belakang keilmuan. Paling tidak tingkat pendidikannya adalah tamatan perguruan tinggi yang biasanya sudah tak asing dengan dunia tulis menulis.

Nah, untuk lebih mengembangkan wawasan lagi, ada baiknya para guru honorer menjadi penulis lepas. Saat ini banyak media baik cetak atau online yang menerima karya penulisan artikel dari penulis lepas. Ini bisa menjadi kesempatan buat kamu untuk berbagai gagasan dan opini melalui artikel yang ditulis.

Jangan salah, honor artikel yang diberikan media lumayan besar. Beberapa media semacam Kompas, Bisnis Indonesia, Media Indonesia atau Jakarta Post cukup besar memberikan honor kepada penulis lepas. Atau Anda juga bisa menulis artikel di media online semacam Babe, Mojok atau UCNews yang juga memberikan honor relatif besar kepada para penulisnya.

(Baca juga: Gak Mau Hidup Bangkrut? Lakukan 5 Hal Ini!)

Usaha kecil-kecilan

Urusan bisnis kecil-kecilan macam camilan, pakaian, hingga aksesoris mungkin para guru honorer jagonya. Biasanya para guru honorer ini membawa barang dagangannya ke sekolah baik untuk ditawarkan ke sesama guru atau ke muridnya.

Boleh-boleh aja kok, guru berbisnis di sekolah asalkan bukan waktu jam mengajar. Ya, bisa saat istirahat atau pun pulang sekolah.

Namun baiknya sih gak cuma jualan di sekolah saja. Kamu sebagai guru honorer bisa bisnis kecil-kecilan di rumah baik membuka usaha warung, kuliner atau pun online shop. Gak ada salahnya mencari rezeki dengan cara apapun selama yang dijual adalah barang-barang halal dan baik untuk konsumen. Bahkan mungkin dengan berbisnis, penghasilan kamu jauh lebih besar dari mengajar honorer.

Meski begitu, bukan berarti semangat mengajar kamu luntur ya. Karena menjadi guru itu, kalau kata orang adalah pekerjaan yang tak ternilai oleh uang. Semoga saja rezekinya ada di bidang lain. Ibaratnya, sambil menyelam minum air, sambil mengajar ya sambil cari tambahan. Begitu.

Curi-curi waktu jadi ojek online

Sekarang yang menjadi ojek online bukan cuma mereka yang gak punya pekerjaan lain. Namun, banyak dari mereka yang merupakan karyawan pun mencari penghasilan tambahan dengan menjadi ojek online. Jadi, tak perlu minder untuk mencari pekerjaan yang halal.

Selama gak mengganggu orang lain, kamu bisa mendapatkan penghasilan yang layak. Lagian, ojek online juga gak kalah mulianya lho, kamu ikut membantu orang untuk sampai ke tujuannya dengan selamat, ya kan?

Nah, masalahnya untuk menjadi ojek online ini syaratnya memang harus punya kendaraan sendiri. Jadi kamu paling tidak harus terlebih dahulu punya sepeda motor.

Nah, sebagian besar dari kamu kalau sepeda motor mah sudah pada punya dong ya. Kalau pun enggak, kamu bisa kok beli sepeda motor buat keperluan mobilitas kamu sekaligus untuk cari penghasilan sampingan menjadi ojek online. Nah, biar gampang dapetin dana buat beli sepeda motor, kamu bisa akses CekAja untuk mendapatkan panduan finansial terpecaya. Yuk cek sekarang juga.

embed from external kumparan

Ikuti akun sosial media CekAja.com untuk mendapatkan berita dan tips keuangan terbaru yang kamu butuhkan:

Facebook CekAjaID

Twitter @CekAja

Instagram @cekajaid