Mahasiswa Baru, Mana yang Lebih Penting? Organisasi atau Magang?

Pelajar yang sedang belajar menulis, serta untuk pemenuhan tugas. Berjurusan komunikasi, di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Tulisan dari Celica Zalfa Arvioby tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Untuk kalian para Maba, yuk baca di bawah ini.
Sebelum memasuki pembahasan lebih lanjut, apresiasi diberikan sebesar-besarnya untuk kalian yang lolos SNMPTN! Untuk yang belum lolos, semangat ya! Sebentar lagi kalian akan menjejaki kampus impianmu!
Mungkin terbesit di benak kalian, “saat nanti masuk universitas, kira-kira ikut organisasi atau langsung magang ya?”. Tidak hanya kalian lho, para Maba. Tidak jarang, mahasiswa semester dua atau empat juga memiliki dilema yang sama. Sebab itu, aku membuat mini kuesioner yang dijawab oleh responden muda nih. Kuesioner ini diisi oleh mahasiswa-mahasiswi dengan latar belakang kuliah semester dua hingga enam di Pulau Jawa.
Dari jawaban teman-teman muda, dapat dilihat bahwa sebagian besar, memilih magang sebagai pilihannya.
Apa alasannya? Macam-macam! Berikut ringkasan hasil jawaban dari responden muda:
Pengalaman Kerja
Magang memang memberi ilmu dan pengalaman mengenai dunia pekerjaan. Sebab kalian terjun langsung dan merasakan lingkungan pekerjaan seperti apa.
Implementasi Ilmu
Ilmu yang telah dimiliki dan dapatkan semasa SMA, dapat dikembangkan dengan mengikuti magang.
Mendapatkan Uang
Tak jarang, magang juga memberikan bayaran. Merupakan pengalaman baru kan, belajar sambil menabung?
Tidak hanya magang yang menjadi pilihan para responden muda. Lalu mereka yang memilih organisasi, apa saja alasannya?
Bebas Tekanan
Tekanan dalam artian memberikan dampak langsung pada keberlangsungan perusahaan yang jelas memiliki tanggung jawab lebih besar. Tidak berarti organisasi tidak memiliki tekanan. Tentu ada tekanan, namun tidak sebesar magang.
Menambah Skill
Mengikuti dan memilih organisasi, siapapun pasti memiliki niatnya masing-masing. Program kerja atau yang lebih dikenal dengan ‘proker’ memerlukan kemampuannya masing-masing. Di dalam organisasi, kita belajar mengenai kemampuan baru untuk tiap ragam program kerja.
Relasi
Tentu tak luput dari relasi. Bertemu orang-orang baru dengan berbagai latar belakang.
Mereka yang memilih magang, mempunyai pendapatnya tersendiri.
Kelebihan magang:
Kenalan
Mengikuti magang di suatu perusahaan akan memperluas relasi. Tentunya harus dibantu dengan kemampuan komunikasi.
Memahami Dunia Kerja
Kurang lebih tidak jauh beda dengan alasan responden memilih magang dari organisasi, yaitu terjun langsung di lingkungan kerja.
Pengalaman Kerja
Mendapat pengalaman kerja merupakan salah satu kelebihan dari magang. Tanggung jawab, konsistensi, dan manajemen waktu.
Melatih Mental
Belajar di bawah tekanan dan tuntutan dari perusahaan, serta belajar mandiri untuk progress diri sendiri dan perusahaan.
Kalau beruntung, dapat di rekrut
Jika kinerja yang diusahakan cocok dengan perusahaan, maka bukan tidak mungkin kalian direkrut menjadi staf tetap atau karyawan perusahaan.
Ada kelebihan pasti ada kekurangan, berikut kekurangan dari magang!
Bentrok Jam Kuliah
Jika kalian masih di semester awal perkuliahan, maka tidak jarang waktu magang dengan kuliah bersamaan. Maka kalian harus mengatur mana yang menjadi prioritas kalian dan memiliki urgensi.
Unpaid
Terdapat juga beberapa magang yang tidak membayar anak magangnya. Hal ini dapat dikesampingkan, jika bayaran bukanlah menjadi prioritas kalian. Alias, pengalaman menjadi target dari mengambil magang.
Diremehkan Perusahaan karena Baru Anak Magang
Posisi sebagai anak magang, merupakan posisi yang dapat dikatakan serba salah. Sebab, dampak pekerjaannya dapat krusial sesuai dengan arahan supervisor atau mentor. Pernah dengar, anak magang hanya diminta membuat kopi dan fotokopi? Kelebihan yang ada dinilai belum cukup, ditambah jika lingkungan tidak membangun dan suportif.
Aturan yang Mengikat dan Banyak
Untuk kalian yang belum siap magang dan mengenal konsekuensinya, magang memiliki kontrak dan aturannya masing-masing. Hal yang dilakukan anak magang memiliki konsekuensi, dengan aturan perusahaan yang cocok tak cocok sesuai kepribadian kalian.
Tekanan mental
Mengikuti magang dengan konsekuensi dan risikonya, membuat mental harus lebih kuat. Sebagai anak magang, kuatkan tekad kalian dan perlu untuk meluruskan maksud kalian dalam mengikuti magang.
Apa saja sih kelebihan dan kekurangannya organisasi? Mari bahas kelebihan dari organisasi terlebih dahulu:
Fleksibel
Mengikuti organisasi, dapat bekerja sama dengan para staf ataupun koordinator. Memberikan tugas masih bisa, sebab kedudukannya biasanya fleksibel.
Wadah Belajar
Organisasi skala kampus atau fakultas, dapat menjadi pilihan untuk kalian para maba. Kalian dapat belajar dengan leluasa dan berbuat salah dari awal, sebelum menjajaki tingkatan yang lebih menantang seperti magang.
Update Mengenai Kampus
Jika mengikuti organisasi, biasanya kalian akan selangkah lebih update mengenai informasi kampus. Sebab apa yang diurus tidak jauh dari kepentingan mahasiswa yang merupakan bagian dari kampus.
Bagus untuk CV
Organisasi merupakan pilihan tepat untuk mengisi CV atau curriculum vitae sebagai penunjang pengalaman kalian. Dari situ, kalian dapat dinilai keaktifannya sebagai mahasiswa, dan kemampuan yang kalian pelajari selama menjadi bagian dari organisasi.
Mengasah hard skill dan soft skill
Adanya program kerja dalam organisasi sebagai tujuan organisasi, mengharuskan kalian untuk bisa menjalankannya sesuai dengan kemampuan kalian. Untuk mencapai ukuran keberhasilan, perlu usaha untuk memahami aspek-aspek pendukung keberhasilan.
Kelebihannya sudah membuat kalian semangat? Tunggu, baca dahulu kekurangan dari organisasi!
Drama
Banyaknya dinamika yang terjadi dalam organisasi, sering kali membuat kita terpaksa ikut dalam drama di dalamnya. Ada kemungkinan juga sebab di dalam organisasi masih berusia muda dan mengalami trial and error di waktu yang bersamaan dalam organisasi.
Rapat Terus
Biasanya, organisasi sering mengadakan rapat sebab program kerja yang padat tiap divisi. Perlu kesesuaian agar target dari organisasi tercapai.
Keluar Uang
Jalannya program perlu bantuan uang yang cukup. Jadi tidak hanya tenaga yang dikerahkan, tetapi biaya juga ya!
Orang yang masih belum berkualitas
Tidak jarang kalian menemukan orang di dalam organisasi yang belum atau kurang berkualitas. Sebagai wadah berkembang yang tersedia dalam lingkungan kampus, baiknya saling membantu dan menakar ekspektasi pada anggota agar kesinambungan kerjasama terjalin lebih baik.
Lupa prioritas
Sangking asyiknya belajar dan berkembang di organisasi, energi beserta waktu kita habis untuk organisasi. Lalu, lupa akan kuliah yang menjadi prioritas. Bisa jadi bukan kuliah, tetapi capaian-capaian lainnya terlewatkan.
Setelah tahu kelebihan dan kekurangannya, kalian sudah mulai bisa menimbang-nimbang ya! Semuanya dibutuhkan keyakinan dan komitmen. Teman-teman muda juga punya saran, yang mungkin akan membantu kalian dalam memilih.
Stay sane, tidak usah FOMO
Tak jarang, mahasiswa takut akan ketertinggalan progress dan proses. Perlu diingat kembali, bahwa kita punya lajurnya masing-masing dan kita berangkat dari starting point yang berbeda-beda.
Belajar
Bimbang mengikuti salah satu atau kedua hal produktif dan positif seperti organisasi dan magang merupakan hal wajar. Namun, jangan lupa akan belajar ya. Belajar memang proses seumur hidup, jadi tidak perlu takut akan ketertinggalan, dan berbuat salah.
Ikuti yang Kalian Suka dan Minati
Maba, penting untuk mengikuti kata hati kalian mengenai apa yang disukai dan diminati. Waktu memang banyak, jadi usahakan untuk digunakan sebaik mungkin dengan kegiatan yang sesuai dengan hati kalian.
Jangan Sampai Pilihan Mengganggu
Pentingnya menimbang-nimbang kembali kelebihan, kekurangan dan cara menangani kekurangan atau lebih dikenal dengan rasa lelah sebab aktivitas yang tinggi. Jangan sampai magang ataupun organisasi mengganggu keselarasan kehidupan dan pendidikan kalian.
Be balanced
Untuk menjaga keseimbangan itu penting juga ya! Antara kehidupan sehari-hari, belajar, bersosialisasi, diri sendiri seperti kesehatan dan istirahat contohnya. Dari sinilah diperlukan manajemen waktu, agar semua berjalan sesuai dengan apa yang diusahakan.
