Edukasi Manik-Manik Untuk Meningkatkan Motorik Halus dan Kreativitas Siswa

KKN MIT KE-20 POSKO 131 UIN WALISONGO SEMARANG
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari cerita kkn bakalrejo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamis, 7 Agustus 2025 - Telah terlaksana kegiatan Edukasi Kerajinan Manik-Manik yang diselenggarakan oleh tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 131 UIN Walisongo Semarang yang bekerja sama pdengan pihak sekolah SD dan MI Bakalrejo. Kegiatan ini merupaan salah satu program kerja bidang pendidikan dan kreativitas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, melatih motorik halus, serta menumbuhkan jiwa kreatif dan sabar pada siswa-siswi.
Kegiatan dimulai pukul 7.30 WIB diawali dengan sambutan dan penjelasan singkat dari tim KKN UIN Walisongo Semarang mengenai tujuan serta manfaat pembuatan kerajinan manik-manik. Pemaparan materi meliputi:
1. Pengenalan jenis-jenis manik-manik (plastik, kayu, kaca, dan akrilik).
2. Peralatan yang digunakan (benang elastis, jarum khusus, gunting< dan pengait).
3. Teknik dasar merangkai manik-manik.
4. Ide dan inspirasi produk seperti gelang, kalung, gantungan kunci, dan hiasan tas.
Setelah sesi teori, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil agar proses pendampingan lebih efektif. Para fasilitator dari tim KKN membimbing setiap kelompok mulai dari pemilihan warna, penghitungan pola, hingga teknik merangkai manik-manik menjadi bentuk kerajinan yang rapi dan menarik. Siswa-siswi terlihat antusias dan saling bekerja sama dalam menyelesaikan karya mereka.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, diselingi dengan tanya jawab, tips perawatan kerajinan, dan sesi motivasi agar siswa dapat mengembangkan keterampilan di rumah. Pada akhir kegiatan, hasil karya setiap siswa dipresentasikan di depan kelas dan diberikan apresiasi. Beberapa karya terbaik mendapatkan hadiah sederhana dari tim KKN sebagai bentuk penghargaan.
Acara ditutup pukul 09.30 WIB dengan foto bersama hasil karya siswa dan membuat afirmasi positif sebagai bentuk dokumentasi dan motivasi bagi siswa. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal kreativitas dan potensi usaha bagi siswa di masa depan.
