Kumparan Logo
Konten Media Partner

12 Tenaga Medis di RSUD Tobelo, Halmahera Utara, Positif Corona

Cermatverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tes darah yang positif corona. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tes darah yang positif corona. Foto: Shutterstock

Tenaga medis yang terdiri dari empat dokter dan delapan tenaga kesehatan lain di RSUD Tobelo, Halmahera Utara, terkonfirmasi positif COVID-19.

12 orang tenaga medis ini terkonfirmasi setelah hasil swab test mereka dikeluarkan Laboratorium Prodia Manado, Sulawesi Utara.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penaggulangan COVID-19 Halut Deky Tawaris ketika dikonfirmasi menyatakan, dari 4 dokter tersebut 3 merupakan dokter umum dan 1 dokter spesialis.

"Ada 89 orang yang dilakukan swab test khusus tenaga kesehatan di RSUD Tobelo. Dan hasilnya 12 orang yang positif, di antaranya 4 orang dokter, termasuk Dirut RSUD, dan 8 orang tenaga kesehatan. Sementara yang lainnya masih menunggu hasil swab dari Prodia Manado untuk mengetahui berapa banyak yang positif,” jelas Deky, Rabu (26/8).

Deky bilang, para tenaga kesehatan saat ini tengah menjalani karantina mandiri dan karantina terpusat. Para dokter melakukan karantina mandiri dan tenaga kesehatan lainnya seperti bidan dan perawat akan menjalani karantina terpusat di Bryken Hotel dan Rusunawa Kali Pitu.

"Dari hasil tambahan jumlah yang positif maka akan dilakukan tracing dan swab kepada orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan tenaga kesehatan yang terkonfimasi positif COVID-19," ucapnya.

Ia menambahkan, ketika new normal diterapkan, masyarakat justru menganggap pandemi telah usai dan kebanyakan tak lagi menggunakan masker. Padahal yang dimaksud dengan new normal adalah hidup normal namun patuh terhadap protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

"Pihak pemda saat ini tengah menggodok dan mengkaji Perbup terkait dengan penanganan COVID-19. Salah satunya ada sanksi tegas jika masyarakat yang tidak memakai masker, jadi akan ditindak,” tandas Deky.