77 Rumah Warga di Halmahera Utara Rusak Dihantam Gempa Bumi
·waktu baca 2 menit

Gempa bumi berkekuatan 5,2 magnitudo yang mengguncang wilayah Galela Halmahera Utara, Maluku Utara, mengakibatkan kerusakan puluhan rumah warga.
“Akibat gempa itu, di Kecamatan Galela dan Kecamatan Galela Barat, kurang lebih 56 unit rumah warga rusak berat, semantara 21 unit rumah rusak sedang atau ringan. Ditambah satu masjid,” kata Kepala BPBD Halut, Abner Manery, kepada cermat, Senin (18/4).
Meski begitu, menurut Abner, sementara baru dua kecamatan yang melaporkan data kerusakan akibat gempa bumi, yakni di Desa Ngidiho dan Dokulamo, Galela Barat dan di Desa Barataku, Kecamatan Galela. Totalnya ada 34 KK atau 156 jiwa yang mendapat dampak kerusakan itu.
"Sampai sekarang, saya baru dapat data kerusakan dari dua kecamatan. Saya masih menunggu informasi lanjutan dari teman-teman tim BPBD yang sementara berada di lokasi." jelasnya
Abner juga mengimbau kepada warga Halmahera Utara agar tetap waspada. Apabila terjadi gempa susulan, harus keluar dari rumah untuk mencari tempat yang aman. Ia juga meminta untuk tidak berlindung di bawah pohon.
“Saya minta kepada masyarakat agar jangan terprovokasi dengan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Karena biasanya, gempa begini pasti ada yang menyebut akan terjadi tsunami. Jadi, mohon jangan ladeni isu seperti itu. Harus berpatokan informasi dari BMKG,” tandasnya.
---
Agus Salim Abas
