Kumparan Logo
Konten Media Partner

Banyak Penumpang Ferry Rute Tidore-Ternate Tak Sanggup Beli Tiket Elektronik

Cermatverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal Ferry Portlink VIII bersandar di Dermaga ASDP Rum, Kota Tidore Kepulauan. Foto: Nurkholis Lamaau
zoom-in-whitePerbesar
Kapal Ferry Portlink VIII bersandar di Dermaga ASDP Rum, Kota Tidore Kepulauan. Foto: Nurkholis Lamaau

ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate telah menerapkan sistem pembelian tiket menggunakan kartu elektronik.

Kebijakan yang sempat memicu pro-kontra di sejumlah kalangan itu, berlaku sejak 2021.

Namun di H+1 lebaran kali ini, banyak penumpang rute Pelabuhan Rum, Kota Tidore Kepulauan-Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate, tidak menggunakan e-ticketing.

Supervisor ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate wilayah kerja Tidore, Rachmat F. Suid, mengatakan banyak calon penumpang yang membeli tiket secara tunai.

"Mungkin uang kurang jadi tidak bisa beli kartu," ungkap Rachmat kepada cermat, Selasa (3/4).

Antrean kendaraan di jalur masuk Pelabuhan Kapal Ferry, Kota Tidore Kepulauan. Foto: Nurkholis Lamaau/cermat

Rachmat bilang, harga kartu atau tiket elektronik dibanderol Rp 27 ribu. Meski begitu, tiket yang dibeli secara tunai tetap menggunakan barcode.

"Ini juga salah satu kebijakan dari kami di ASDP, untuk mempercepat pengangkutan penumpang," katanya.

Pantauan cermat, kepadatan arus penumpang dan kendaraan roda 2 dan 4 di Pelabuhan ASDP Tidore, terlihat sejak pagi hingga pukul 21.00 WIT.

Rachmat memprediksi, volume penumpang akan berkurang di H+2 lebaran. "Kemungkinan besok (Rabu 2/3) mulai berkurang," pungkasnya.