Kumparan Logo
Konten Media Partner

BBM Subsidi di Halmahera Selatan Bakal Tersalurkan Sampai ke Pelosok

Cermatverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu pangkalan minyak tanah di Desa Hidayat Kecamatan Bacan. Foto Safri Noh/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu pangkalan minyak tanah di Desa Hidayat Kecamatan Bacan. Foto Safri Noh/cermat

Warga Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara akhirnya menikmati Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dengan harga Rp 3.500 rupiah perliter. Harga tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Halsel Nomor 126 tahun 2008.

Sebelumnya, BMM bersubsidi jenis Minyak Tanah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), dengan harga yang telah ditetapkan oleh Pemda Haslel, sejak tahun 2008, belum dirasakan oleh masyarakat selama 12 tahun.

Hal itu diungkapkan Ais, warga Desa Hidayat, Kecamatan Bacan, kepada cermat pada Jumat (17/04). "Padahal minyak tanah subsidi dengan harga Rp3500 ini sudah lama, tetapi kami baru bisa menikmatinya saat ini," kata Ais.

Warga yang sedang membeli minyak tanah dengan harga subsidi Rp. 3500 rupiah, di Desa Hidayat Kecamatan Bacan. Foto: Safri Noh/cermat

Ais bilang, sebelumnya, harga BBM jenis minyak dibeli dengan harga Rp5.000 bahkan sampai ada yang menjual dengan harga Rp 6.000 rupiah. "Alhamdulillah, pemerintah daerah telah melakukan terobosan hingga mampu menghadirkan agen-agen minyak yang lebih mengutamakan kepentingan masyarakat," katanya.

Pantauan cermat, pada beberapa lokasi pangkalan penjualan BBM subsidi jenis minyak tanah, di Desa Tomori, Desa Mandaong, Desa Hidayat, dipadati oleh warga.

Nurdin, salah satu pemilik pangkalan minyak tanah di Desa Tomori Kecamatan Bacan, ketika disembangi kru cermat, mengatakan, BBM jenis minyak tanah itu didapatkan dari agen BBM PT. Sinergi Dharma Negeri, yang beralamat di Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, dengan harga yang sesuai dengan kontrak sebesar Rp3.000 rupiah.

"Kami dapat dari agen dengan harga Rp 300 rupiah, dan kami jual ke masyarakat dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah sebesar Rp. 3.500 rupiah," kata Nurdin, Sabtu (18/04).

Sementara Nasri Abubakar, selaku Direktur PT. Sinergi Dharma Negeri, ketika disembangi cermat, mengatakan, penjualan dengan harga subsidi merupakan program pemerintah, melalui Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 36 tahun 2016 terkait dengan percepatan BBM 1 Harga.

Kendaraan tengki Minya milik agen PT. Sinergi Dharma Negeri, sebagai penyuplai BBM Subsidi Kabupaten Halsel. Foto. Safri Noh/cermat

“Harga jual di kami sama dengan yang ada di seluruh Indonesi, karna ini bagian dari upaya mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Nasri.

kata Nasri, saat ini BBM subsidi jenis minyak tanah disalurkan langsung ke pangkalan resmi di beberapa desa di Pulau Bacan. Selain itu, pihaknya berencana menyalurkan ke daerah lain di luar bacan, yakni Gane, Makeang, Kayoa, dan Obi.

Nasri berharap, kehadiran agen ini, dapat memutuskan mata rantai pengecer yang mendapatkan dari pangkalan dan menjual kembali dengan harga di luar subsidi.

"Dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah Rp. 3500 rupiah, jika ada pangkalan yang menjual ke masyarakat dengan harga di atas Rp 3.500 rupiah, maka segera dilaporkan agar dapat dievaluasi," tegas Nasri.