Cerita Pemuda Gereja Bantu Warga Batang Dua yang Terpapar Corona
·waktu baca 2 menit

Orang muda yang tergabung dalam Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM), Ranting Imanuel Ternate, Maluku Utara, bersama Komisi ARK Jemaat GPM Imanuel Ternate, sudah dua minggu ini menggalang koin untuk membantu warga Batang Dua, yang sakit bahkan terpapar corona.
Keegan Lapulalan, Ketua AMGPM ketika dihubungi cermat, Senin (19/7) mengatan, awalnya, Gerakan Kumpul Coin COVID-19 (#coco19) untuk membeli ogsigen dan membantu pasien yang berada di RSUD Chasan Boesoirie, Ternate.
Namun, dalam perjalanan penggalangan koin, tiba-tiba warga di Kecamatan batang Dua banyak yang jatuh sakit dengan gejala yang sama yakni sesak napas. Para pemuda ini bahkan terlibat bersama warga untuk proses evakuasi pasien dari Batang Dua ke pusat Kota Ternate, untuk dirawat di RSUD dan dapat memastikan pasien terpapar corona atau tidak.
“Awalnya kami berinisiatif kumpul koin agar bisa beli oksigen untuk membantu pasien corona di RSUD. Namun, melihat kondisi warga Batang Dua, kami pun mengalihkan ini untuk membantu mereka di sana (warga Batang Dua),” ungkap Keegan.
Keegan mencatat, dalam waktu dua minggu saat ini, jumlah korban yang meninggal dan dirawat di RS sebagai berikut:
Data Korban Meninggal dengan keluhan sesak napas:
Zeth Balak, wafat di Mayau, 6 Juli 2021
Ridwan Suguro, wafat di Mayau, 7 Juli 2021
Pistor Salu, wafat di Mayau, 11 Juli 2021
Sofia Kaghiade, wafat di Mayau, 12 Juli 2021
Solfince Balak, wafat di Mayau, 14 Juli 2021
Yohana Robo, wafat di Mayau, 17 Juli 2021
Yosias Salu, wafat saat dirawat di Manado, 19 Juli 2021.
Pasien yang masih dirawat:
Wilma Arnanyi (Positif corona, sesuai hasil PCR namun sudah pulih)
Tris Salu (keluhannya sesak napas)
Stepanus Salu (keluhannya sesak napas)
Gusten Salu (pasien seblumnya sudah mengalami sakit yang cukup lama)
Keegan bilang, jumlah koin hasil pengumpulan dari teman-teman pengasuh senilai Rp 2.574.050 di tambah sumbangan uang kertas senilai Rp. 1.100.000. Sedangkan untuk pengumpulan koin lewat AMGPM senilai Rp. 2.039.000 di tambah sumbangan uang kertas senilai Rp. 1.300.000.
“Tidak menutup kemungkinan kita menerima donasi dan sumbangan dari pihak-pihak lain. Galang donasi sudah 2 minggu, kami tidak batasi waktu untuk menerima donasi untuk sejauh mana,” ujarnya.
Jika nantinya donasi sudah mencukupi, katanya, mereka akan membeli tabung oksigen, peralatan medis dan obat-obatan serta vitamin.
Katanya, hingga saat ini, sudah beberapa pasien dari Batang Dua yang dirawat di RSUD Ternate. Sementara 3 pasien yang sebelumnya dinyatakan positif corona dari hasil PCR. Bahkan beberapa sudah mulai pulih. “Ada yang sudah dinyatakan hasilnya negatif corona,” ungkapnya.
Hal yang sama juga disampaikan dr. Muhammad Sagaf, Jubir Satuan Tugas COVID-19 Kota Ternate, ketika dikonfirmasi cermat beberapa waktu lalu, membalas singkat. “Ada 2 (pasien dari batang Dua) yang terkonfirnasi,” tulis.
