Dianggap Mengolok-olok Istri Rasulullah, 2 Pria di Ternate Dilaporkan ke Polisi

Burhan Abdullah dan Masdar Yahya, dua pria asal Ternate, Maluku Utara itu dilaporkan ke polisi karena dianggap telah mengolok-olok istri Nabi Muhammad SAW, Aisyah RA.
Dalam sebuah video berdurasi 29 detik yang tersebar di tengah masyarakat itu, Burhan, sosok kemayu yang akrab disapa Bertrand beradegan laiknya seorang perempuan. Bertrand menggunakan serban seperti sebuah jilbab. Ia yang semula membelakangi kamera yang dipegang oleh Masdar kemudian berbalik dan membuka serban tersebut.
Selain itu, video tersebut juga dibubuhi dengan lagu Aisyah Istri Rasulullah yang belakangan ini menjadi tenar. Tak hanya itu, terdengar juga suara yang berbunyi ‘Oh, Aisyah, bukalah cadarmu, Aisyah. Tunjukkan wajahmu, Aisyah’. Suara itu diketahui adalah Masdar.
Tindakan itulah yang oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Maluku Utara dianggap mengolok-olok Siti Aisyah RA.
Ketua umum BKPRMI Maluku Utara, Hasby Yusuf ketika dihubungi lewat WhatsApp membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, siapapun yang mengolok keluarga suci Nabi adalah orang yang tak berakhlak.
“Bagi seorang muslim Siti Aisyah RA itu ibunya orang muslim, wanita terbaik yang Allah pilihkan untuk Rasulullah SAW. Karena itu, merendahkan Ummul Mukminin adalah perbuatan keji dan nista,” katanya, Selasa (21/4).
Ia mengaku, ketika lagu Aisyah Istri Rasulullah mulai populer ia sudah mengingatkan agar berhati-hati sehingga tidak jatuh pada penghinaan tanpa sengaja. Menurutnya, lagu tersebut sangat rentan disalahartikan. Sebab lirik yang tercantum di dalamnya menggambarkan fisik istri Rasulullah SAW. Terlebih, kata dia, jika yang menyanyikannya adalah seorang lelaki.
“Alangkah sedihnya, jikalau Ummul Mukminin digambarkan hanya sebatas fisik dan romantisme, diperagakan dengan gestur model yang gemulai berlenggak-lenggok, atau dengan lirikan mata mesra seakan-akan itu sikap Sayyidah 'Aisyah dengan Rasulullah, disenandungkan dengan penyanyi yang tabbaruj (mengenakan make up) beserta pernak pernik pencuri perhatian,” jelas Hasby.
Hal itu, lanjut dia, bertolak belakang dengan fakta kemuliaan Aisyah RA, sebab beliau tidak terlihat kecuali dua bola matanya. Sangat pemalu guna menjaga iffah & izzahnya, tidak mencari-cari perhatian, dan tidak tabbaruj.
Ia mengimbau untuk kaum muslimin, silakan meneladani Ibunda Aisyah RA, tapi dilakukan dengan cara yang benar dan dilandasi dengan ilmu. “Niat yang baik saja tidaklah cukup jika dilakukan dengan cara salah dan menyimpang,” katanya.
Sementara itu, Kasubdit V Sub Direktorat Tindak Pidana Siber Polda Malut, Kompol H. Zainal Abidin membenarkan telah menerima laporan tersebut. Kedua orang tersebut, kata Zainal, sudah menjalani pemeriksaan.
Namun begitu, untuk memastikan apakah video tersebut mengandung unsur pidana, masih memerlukan waktu.
“Apakah konten ini dibuat ini sengaja untuk penistaan ataukah ada pesan lain. Ini akan kita kaji lagi. Kita akan berbicara dengan ahli bahasa apakah memenuhi unsur pidana dalam UU ITE atau tidak,” pungkasnya.
--------------------------------------
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
