DLH Ternate Temukan Restoran CFC Buang Limbah ke Drainase
·waktu baca 2 menit

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Maluku Utara, menemukan dugaan pelanggaran lingkungan dari pihak restoran California Fried Chicken (CFC).
Setelah diselidiki DLH pada Jumat (3/2), restoran di Kelurahan Santiong, Ternate Tengah, itu selama ini ditemukan membuang air limbah ke saluran drainase.
"Mereka tidak memiliki instalasi pengelolaan air limbah (IPAL)," ucap Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Ternate, Syarif Tjan.
Syarif bilang, hasil pantauan di lokasi, ditemukan limbah cair berupa campuran bumbu makanan dan potongan sisa ayam goreng.
Akibatnya, drainase depan CFC, tepatnya di jalur perempatan traffic light Jalan Merdeka, pun tersumbat. Limbah pun meluap ke permukaan.
Temuan tersebut, kata Syarif, langsung dilaporkan ke Dinas PUPR dan Dinas Kesehatan Kota Ternate, yang kemudian ikut turun ke lokasi.
"Jadi setelah kami cek, memang benar sumber limbah dan sisa makanan itu berasal dari CFC," ungkap Syarif.
Syarif mengaku sudah menemui pihak manajemen CFC dan menegaskan agar restoran ternama itu membangun IPAL.
CFC pun diberi waktu 5 bulan membangun IPAL, terhitung sejak temuan limbah tersebut. "Karena secara hukum itu melanggar," tegasnya.
Menurutnya, rekomendasi DLH merupakan upaya pendekatan non litigasi, sehingga pelaku usaha yang diwajibkan memiliki IPAL patuh terhadap aturan.
Terpisah, perwakilan Manajemen CFC Kota Ternate, Erik, saat ditemui mengaku tidak mengetahui persis perihal IPAL.
Menurutnya, urusan tersebut harus berhubungan langsung dengan pemilik CFC. "Nanti saya lapor dulu ke bos untuk berkas IPAL-nya," katanya. (TS)
---
Erdian
