news-card-video
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten Media Partner

Ferry Rute Dowora dan Bastiong Tujuan Sofifi Terhenti

17 Februari 2020 6:41 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Salah satu armada kapal ferry milik PT. ASDP (Persero) Cabang Ternate, Maluku Utara. Foto: Olis/cermat
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu armada kapal ferry milik PT. ASDP (Persero) Cabang Ternate, Maluku Utara. Foto: Olis/cermat
ADVERTISEMENT
Pelayaran kapal ferry rute Bastiong Ternate - Galala Sofifi dan Dowora Tidore - Galala Sofifi dialihkan ke Sidangoli Halmahera Barat dan Gita, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
ADVERTISEMENT
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad, mengatakan, peralihan tersebut seiring perbaikan Pelabuhan Galala Sofifi.
"Ada kerusakan pada pelencangan, jadi mau diganti. Ini untuk menjaga keselamatan dalam aktivitas pelayaran," ujar Daud kepada cermat, Minggu malam (16/2/2020).
Sebelumnya, Dishub Tidore telah mengeluarkan surat pemberitahuan pelaksanaan pekerjaan yang ditujukan ke Kepala Balai Perhubungan dan Transportasi Darat wilayah XXIV Maluku Utara.
Dalam lampirannya, terhitung pada Senin 17 Februari 2020, aktivitas bongkar muat pada pelabuhan penyeberangan Galala akan ditutup untuk sementara hingga selesai pekerjaan.
Sesuai pemberitahuan tersebut, maka layanan angkutan penyeberangan lintasan Dowora - Galala dan Bastiong - Galala dialihkan ke Pelabuhan Gita maupun Sidangoli.
Daud bilang, proyek ini diupayakan selesai sebelum memasuki Ramadan. "Ditargetkan April sudah selesai," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Untuk anggaran perbaikannya, kata dia, menggunakan Dana Alokasi Khusus. "Nilainya Rp 190 juta," katanya.
Sedangkan rehabilitas pada sisi darat, menggunakan anggaran dari Direktorat Kementerian Perhubungan Darat. "Jumlahnya Rp 1,9 Miliar," tandasnya.
Dihubungi terpisah, Kepala PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry Cabang Ternate, Imran Batubara, mengatakan, dalam sehari 4 kapal milik ASDP melayani lintasan Bastiong - Sidangoli.
"Kalau (kapal) swasta, coba konfirmasi ke BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat). Karena kapal mereka besar-besar. Takutnya enggak bisa masuk ke Sidangoli," ujarnya.
Sayangnya, hingga berita ini tayang, Manager PT. Atosim Lampung Pelayaran Cabang Ternate, Laode M Irfal, belum berhasil dihubungi.