H+1 Lebaran, 12 Motor Kayu Dikerahkan Angkut Penumpang dari Tidore ke Ternate
ยทwaktu baca 2 menit

Ratusan calon penumpang serta kendaraan roda dua tujuan Kota Ternate, memadati kawasan Pelabuhan Rum, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (3/4).
Pantauan cermat, belasan motor kayu dengan kapasitas 20 penumpang tersebut, bolak-balik Tidore-Ternate mengangkut penumpang sejak pagi hingga malam hari.
Selain penumpang, kapal rakyat berbobot 6-7 GT itu juga difungsikan mengangkut 12 unit sepeda motor, dengan tarif Rp 30 ribu sekali berlayar.
Kepala Pos Unit Penyelenggara Pelabuhan Soasio Kota Tidore Kepulauan, Wilayah Kerja Pelabuhan Rum, Nurdin, mengatakan kali ini terdapat 12 unit motor kayu yang beroperasi.
"Normalnya, dalam sehari 6 unit yang beroperasi. Tapi kali ini kami minta beroperasi semua," kata Nurdin kepada cermat.
Menurut Nurdin, kepadatan arus penumpang di Pelabuhan Rum kerap terjadi di H-1 Ramadhan dan H+1 hingga H+2 Lebaran.
"Tapi rata-rata ini bukan penumpang arus mudik atau balik, tapi mereka yang hendak bersilaturahmi bersama keluarga," katanya.
Terkait waktu operasi, dibatasi hingga pukul 20.00 WIT. "Tapi biasanya pukul 19.00 WIT sebagian motoris sudah menyerah karena kelelahan," katanya.
"Jadi semua tergantung nakhoda atau motoris. Kalau sudah kelelahan, biasa sebelum jam 8 malam mereka memilih pulang," katanya.
Meski jarak Tidore-Ternate hanya 1 mil dengan waktu tempuh 20 menit, tapi aspek keselamatan tetap diutamakan.
Petugas KUPP Soasio Tidore wilayah kerja Pelabuhan Rum, Fahri Ikram, menambahkan pemeriksaan alat keselamatan telah dilakukan di pertengahan ramadhan oleh
Adapun Tim Uji Petik langsung dari KUPP Soasio yang dipimpin Abdulrahim Taha, Junaidi Waibot, Martin Tipaly dan Irmawan Fabanyo.
"Pemeriksaan berlangsung selama 2 hari. Mulai dari life jacket, senter, hingga kapasitas penumpang dan kendaraan yang diangkut, itu tetap kami awasi," tandasnya.
